Perpanjangan PSBB, Bergantung Hasil Penerapan

0
272

PRABUMULIH – Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM belum bisa memastikan diperpanjang atau tidaknya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimulai 27 Mei silam dan berakhir pada 9 Juni mendatang.

Alasannya, bergantung dengan hasil penerapan PSBB itu sendiri dalam rangka memutus mata rantai Covid-19.

“Kita evaluasi dulu, kalau hasilnya baik. Jelas kita akan menuju new normal, kalau sebaliknya mungkin saja diperpanjang,” aku orang nomor satu di Kota Nanas ini.

Ridho mengatakan, dalam penerapan PSBB ini, mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi dan taat serta disiplin terkait protokol kesehatan. Yaitu, wajib memakai masker di luar rumah, jaga jarak, rutin cuci tangan, dan lainnya.

“Prabumulih, penambahan kasus Covid-19. Sejauh ini, relatif stagnan dan harus kita pertahankan hal itu. Sehingga, jika itu berhasil kemungkinan besar PSBB, tidak akan diperpanjang dan kita tengah mempersiapkan new normal,” beber suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

New normal ini, sebut ayah tiga anak ini, mau tak mau harus dilakukan untuk mengeliatkan kembali perekonomian dan pembangunan di kota ini cukup terpuruk imbas pandemik Covid-19.

“New normal, bisa diterapkan jelas dengan sejumlah persiapan matang. Kita tidak mau, asal new normal. Tanpa persiapan, jelas kita harus berdamai dengan Covid-19 untuk geliat ekonomi dan pembangunan di Kota Migas ini,” pungkasnya. (03)