Korban Jatuh Dari Jembatan Gantung Ditemukan Admin-Sumsel- Whatsapp

0
368

LAHAT – Korban jatuh dari jembatan gantung, Desa Merapi Kecamatan Merapi Barat, akhirnya ditemukan pada hari ke-3 pencarian oleh tim SAR gabungan, Jumat (29/5/2020). Naas korban Asmuda (64) warga Dusun I, Desa Merpai Kecamatan Merpai Barat, Kabupaten Lahat itu ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan warga Desa Arahan, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat. Saat itu korban terlihat mengapung di Sungai Lematang dekat pemandian warga, sekitar pukul 06.00 WIB.

“Ya jenazah sudah ditemukan. Awalnya oleh warga dan langsung diberitahukan ke tim SAR gabungan,” ujar Kepala BPBD Lahat Ali Afandi, Jumat (29/5).

Lanjutnya atas informasi warga tersebut. Tim gabungan dari masyarakat, BPBD Lahat, Basarnas Pos Pagar Alam, Rescue PT.BA, Rescue PT.PAMA, TNI- Polri, Rescue PT.SBS, Rescue PT.CK dan PAJI Lahat. Selanjutnya korban langsung dievakusi oleh tim gabungan ke tepian. Oleh pihak keluarga, jenazah korban selanjutnya dibawa pulang untuk dimakamkan.

“Jenazah korban sudah dimakamkan pagi tadi,” tambah Kades Merapi Subandi.

Foto : Wawan/Sumeks.co

Kepala Basarnas Sumsel Hery Marantika. S.H, M.si melalui Koordinator Pos Basarnas Pagaralam Alparis. Zm, S.Sos membenarkan bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal. Seperti diwartakan sebelumnya, pulang dari kebun karet, Asmuda (64) warga Desa Merapi, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat terpental dari jerambah gantung dan jatuh ke sungai Lematang dan hanyut.

Informasi yang dihimpun, kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa (26/5). Saat itu korban pulang dari kebun. Saat melintas di lokasi kejadian, cuaca mendung dan angin kencang. Naas akibat terpaan angin kencang, jerambah gantung bergoyang hingga korban terpental dan jatuh ke sungai.

Kepala BPBD Lahat Ali Afandi menambahkan bahwa dari informasi pihak BMKG bahwa Sumsel termasuk salah satu wilayah yang mengalami cuaca angin kencang dan hujan. “Untuk itu kita menghimbau masyarakat agar waspada bila cuaca angin kencang. Apalagi di Lahat cukup banyak jembatan gantung. Jadi kalau menyebrang tunggu cuaca benar- benar aman,” tambahnya.

Ditambahkan Kades Merapi, Subandi bahwa korban memiliku cucu. Saat kejadian korban, pulang dari kebun. Korban terpental dan jatuh ke sungai dengan ketinggian sekitar 8 meter. Selain itu akibat kejadian, besi yang berada di pangkal jembatan gantung juga sempat bengkok.(gti)

https://sumeks.co/korban-jatuh-dari-jembatan-gantung-ditemukan/