Kasus Polisi Gadungan di Palembang Mengaku Anak Jenderal, Polda Sumsel Akan Tes Kejiwaannya

0
53

Kasus Polisi Gadungan di Palembang Mengaku Anak Jenderal, Polda Sumsel Akan Tes Kejiwaannya

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengaku prihatin dengan adanya orang yang mengaku menjadi polisi alias polisi gadungan.

Apalagi ulah orang itu menipu sejumlah wanita dan memacarinya.

“Polisi Gadungan betul itu, aku minta maaf dengan korban-korbannya, ada cewek-cewek juga itu. Gadungan Bae (aja) bisa begitu apalagi yang asli kagek (nanti), Masya Allah ” kata Kapolda Sumsel usai apel pemberian penghargaan kepada anggotanya, Rabu (28/11/2018).

Ia menyampaikan, polisi hingga saat ini tengah memeriksa intensif yang bersangkutan untuk proses hukum atas perbuatannya.

Apalagi pelaku meniru dan mengaku sebagai polisi sehingga sudah menciderai sebuah institusi besar.

“Kami akan tegas terhadap tersangka, jelas ada sanksi berat menanti. Saya minta kalau ada korban lain, silahkan melapor ke Polda Sumatera Selatan, karena kemungkinan korbannya banyak,” katanya.

Zulkarnain menyebut akan memeriksa kejiwaan pelaku atas nama Ari Septian Pratama (21 tahun).

Pengamatan Kapolda secara langsung, Ari Septian tidak mengalami gangguan jiwa apapun karena perilakunya biasa.

“Kita akan periksa kejiwaannya, pemeriksaan ini diperlukan dalam pemberkasan tersangka untuk pelimpahan di pengadilan.”

“Karena ini penipuan dengan baju polisi, bisa saja pelaku mengalami gangguan kejiwaan,” katanya.

Bermodalkan seragam polisi dengan pangkat perwira Inspektur Dua (Ipda), Ari Septian Pratama (21), leluasa menjalankan peran bak Don Juan.

Dia berhasil memikat hati puluhan wanita.

Bahkan sebagian wanita pun ada yang sudah dikencani dan diajak ke hotel.

Aksi perwira polisi gadungan ini akhirnya terbongkar dan Ari pun dibekuk dibekuk petugas Jatanras Subdit III Direskrimun Polda Sumsel di kawasan Jalan Jenderal A Yani Kecamatan SU II Palembang, Senin (26/11).

Kawasan ini dikenal banyak kos-kosan mahasiswa.

Ketika itu Ari berpura-pura berobat di salah satu rumah sakit dengan kepala diperban.

Saat perban dibuka, kondisi kepala Ari sama sekali tidak luka.
Rupanya dia sengaja memperban sebagai upayanya untuk menipu seorang wanita yang selalu minta bertemu.

Ari dibekuk petugas saat masih mengenakan seragam polisi dengan pangkat Ipda dan menggunakan nama samaran Julian Saputra.

Petugas juga mendapatkan senjata Softgun jenis FN yang terselip pada pinggangnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Kasus Polisi Gadungan di Palembang Mengaku Anak Jenderal, Polda Sumsel Akan Tes Kejiwaannya, http://sumsel.tribunnews.com/2018/11/28/kasus-polisi-gadungan-di-palembang-mengaku-anak-jenderal-polda-sumsel-akan-tes-kejiwaannya?page=2.
Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Wawan Perdana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here