HP Belum Selesai di Service, Dede Aniaya Tukang Service

0
66

PRABUMULIH – Diduga kesal, Handphone (HP) miliknya belum selesai diservice, Dede Supriyadi (34), warga Tugu Nanas Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat nekat menganiaya tukang service HP tempatnya menyervice HP miliknya, Sabtu (16/5/2020).

Korbannya, Ajay Rus (30), warga Jalan Anggrek RT 03/ RW 03 Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat. Tak terima dugaan penganiyaan dilakukan tersangka, korban akhirnya melapor ke Polsek Prabumulih Barat.

Laporan korban tercantum dalam Laporan Polisi No : Lp/B- / V/2020/Sumsel/Pbm/Sek Pbm Barat, Pasal yang disangkakan 351 KUHP menjadi dasar penangkapan tersangka untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Menurut informasi, kejadiannya bermula pada Sabtu, 16 Mei 2020, sekitar 19.00 WIB telah terjadi tindak pidana penganiayaan di Jalan Anggrek RT 03/RW 03 Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat dengan cara pelaku mendatangi korban di TKP hendak menanyakan HP miliknya diservice oleh korban.

Namun Hp tersebut, belum selesai di perbaiki sehingga tersangka tersinggung dan terjadi cekcok mulut selanjutnya tersangka menusuk korban menggunakan sajam jenis keris yang sudah di bawa pelaku dari rumah. Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian pergelangan tangan sebelah kanan, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Setelah mendapatkan laporan korban, petugas pun bergerak dan langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di Perlintasan Kereta Api (KA), Jalan Jend Sudirman Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Murzal Mahdi SE MM didampingi Kanit Reskrim, Ipda Darmawan SH SH dan Katim Buser, Bripka Awaluddin membenarkan penangkapan tersangka.

“Tersangka dan barang bukti, sudah kita amankan dan kita proses hukum,” tukasnya.

Ucapnya, tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. “Tersangka diancam 5 tahun penjara, dan bakal cukup lama mendekam di sana untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungkasnya. (03)