Dump Truk Batubara Terbalik di Desa Karang Raja Muaraenim Penyebab Macet 7 Jam Semalam

0
26

Dump Truk Batubara Terbalik di Desa Karang Raja Muaraenim Penyebab Macet 7 Jam Semalam

TRBUNSUMSEL. COM, MUARAENIM- Jalan lintas Tanjung Enim-Muaraenim macet total sekitar 7 jam.
Kemacetan disebabkan oleh dump truk yang mengangkut batu bara terguling di Desa Karang Raja Muaraenim.

Kemacetan tersebut terjadi pada sabtu, (1/12/2018) dan telah terjadi sejak pukul 20.00 Wib.

Kemacetan sepanjang 2 km ini baru dapat diurai sekitar pukul 03.00 dini hari tadi.

Peristiwa tersebut bermula saat satu unit dump truk yang dikemudikan Islamil Gani bermuatan sekitar 30 ton batubara berangkat dari PT MME di Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul.

Truk itu hendak menuju ke arah Jalan Servo.

Saat melintas di Kampung I Desa Karang Raja Muaraenim diduga truk tersebut tidak memerhatikan kendaraan di depannya sehingga truk oleng.
Truk langsung terguling di tengah jalan.

Truk yang terguling membuat jalan hanya bisa digunakan satu jalur. Kemacetan panjang pun tak dapat dielakan.

Kemacetan bertambah parah oleh ulang pengendara yang berebut saling mendahului.

Akibatnya posisi kendaraan saling kunci, dalam satu arah tampak lapis tiga kendaraan.

Sehingga kendaraan lain di jalur yang berlawanan arah tak bisa melintas.

Polisi dari Satlantas Polres Muaraenimpun tampak bersiaga dan berusaha mengurai kemacetan.

Posisi kendaraan yang telah berlapis-lapis dan ramai membuat petugas sedikit kewalahan.

Alhasil ratusan kendaraan tak mampu bergerak dari lokasi, hingga sekitar pukul 03.00 Wib, kemacetan panjangpun baru dapat diurai.

Masih melintasinya truk batubara di ruas jalan lawang Kidul menuju jalan servo inipun mendapat kritik pedas dari sejumlah masyarakat yang terjebak macet.

Sopian (30 tahun), pengendara yang terjebak macet yang pun menyayangkan masih adanya truk batubara yang diberikan izin untuk melintasi jalan umum.

“Saya sangat mendukung penuh keputusan gubernur yang melarang batubara melintas dijalan umum, karena dengan demikian kita sedikit terbebas dari dampak yang diakibatkan oleh truk batubara yang melintas ini,”

“Hanya saja yang kami sayangkan, kenapa di lain sisi masih ada truk yang bebas melenggang khususnya dari arah Lawang Kidul menuju jalan servo, dan ini artinya sepanjang ruas jalan inilah kedepan masih akan merasakan dampak dari angkutan truk batubara”

“Ini ya seperti yang saya rasakan saat ini, sudah tiga jam lebih tidak bisa melintas karena ada truk batubara yang terguling,” Katanya.

Ia juga mengatakan terlebih lagi truk yang melintas ini bukanlah berjenis truk dengan tonase 11 ton lagi.

“Melainkan seperti yang kita lihat ini transportir menggunakan dumptruk bahkan ada juga yang melintas menggunakan tronton,”

“Seharusnya hal ini juga diperhatikan dan harus ditertibkan, bagi yang melanggar tinggal cabut saja izinnya, “katanya.

Dilain pihak Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Kasat Lantas,AKP Budi Hartono membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Begitu mendapat info adanya titik kemacetan anggota kita langsung meluncur ke TKP dan melakukan pengaturan jalan untuk mengurai kemacetan, kemacetan tersebut terjadi karena ada dumptruk batubara yang terguling di badan jalan, “katanya.

Tidak ada korban jiwa pada kecelakaan ini. Hanya saja batubara yang dibawa dump truk tampak berserakan di sekitar lokasi kejadian.

“Kemacetan baru dapat diurai sekitar pukul 03.00 dini hari, dan saat ini truk sudah kita evakuasi sehingga arus lalu lintas sudah kembali normal, “katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Dump Truk Batubara Terbalik di Desa Karang Raja Muaraenim Penyebab Macet 7 Jam Semalam, http://sumsel.tribunnews.com/2018/12/02/dump-truk-batubara-terbalik-di-desa-karang-raja-muaraenim-penyebab-macet-7-jam-semalam?page=3.
Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Wawan Perdana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here