Dampak Covid-19, Gugus Tugas Bangun Dapur Umum dan Siapkan 1000 Nasi Kotak

0
46

SUMEKS.CO – Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto yang diwakili Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, didampingi Kadinsos Provinsi Sumsel Mirwansyah memimpin rapat dapur umum gugus tugas penanggulangan Covid-19, Selasa (14/4/2020) bertempat di ruang Rekonfu Mapolda Sumsel.

Wakapolda menyampaikan, rapat ini bertujuan adanya sinergitas antar instansi terkait TNI, Polri, dan Pemda untuk bekerja sama dalam dapur lapangan dalam rangka penanggulangan penyebaran virus Covid-19.

“Negara harus hadir untuk mencukupi kebutuhan masyarakat yang bekerja sektor informal sehingga dapat angka kemiskinan akibat adanya PSBB di masyarakat dampak dari penyebaran virus Corona,” katanya.

Memberikan makan kepada masyarakat yang bekerja sektor informal sebanyak 1.000 kotak nasi untuk makan siang. Sasaran pendistribusian nasi kotak ditetapkan di 18 kecamatan Kota Palembang mengingat dekatnya sarana dan prasarana pendukung yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan dimaksud serta memudahkan dalam pendistribusian makan siang.

“Yang diperlu dipersiapkan yaitu susunan anggaran kebutuhan, gelar perlengkapan seperti tenda, alat masak dan lain-lain, pengumpulan bahan baku, petugas masak serta packaging, petugas pendistribusian dan penerima bantuan,” terang Wakapolda.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sumsel Mirwansyah mengatakan, anggaran sudah disetujui oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tinggal menunggu kapan akan dilaksanakan pencairan dananya.

“Perlengkapan dan lokasi mempunyai air bersih yang cukup untuk mendukung kegiatan dapur umum. Dinas sosial akan memberikan dukungan berupa 2 unit mobil dapur umum,” ungkapnya.

Perlu ditambah personel untuk memasak nasi yang mampu untuk memasak nasi 100 Kg dalam satu kali kegiatan. Ditekankan bahwa sasaran dari Dapur umum adalah orang yang hampir miskin yang penghasilannya hanya cukup makan perhari seperti Kuli panggul, Pedagang asongan, pedagang gorengan, ojol, supir angkot, kuli bangunan.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Sumsel Iriansyah mengatakan, tempat masak di halaman kantor Kejati Sumsel Jl Ade Nasution. Target apakah sudah sesuai dengan rencana awal bahwa yang mendapatkan makan siang harus kuli panggul, pedagang asongan, pedagang gorengan, ojol, supir angkot, kuli bangunan. “Dinas BPBD hanya bisa mendukung mobil dapur umum dan mobil tangki,” katanya.

Komandan Denharjasaint II-44-12, Letnan Kolonel Coba Henry Purbaya, menyampaikan untuk personel memasak personel sudah disiapkan dan menjadi kedalam 2 kelompok terdiri dari masak nasi dan masak lauk.

“Butuh tambahan personel agar lebih maksimal dalam menyiapkan makanan. Untuk penditribusian paking diserahkan kepada Polri, Dinas Sosial dan BPBD,” tegas Henry.

Selesai melaksanakan rapat Wakapolda beserta rombongan meninjau di lokasi dapur umum yang berlokasi di kantor kejaksaan Tinggi yang beralamat di Jl Ade Irma Nasution Palembang.

Hadir yang mendampingi Wakapolda Sumsel, Karo Ops Polda Sumsel, Karo Log Polda Sumsel, Dir Samapta Polda Sumsel, Kabid Humas Polda Sumsel, Kasat Brimob Polda Sumsel, Kasubag Renminops Binops Roops Polda Sumsel, Kasiops korem 044/Gapo, Dandenhar Dan II/SWJ, Pabandya Opsdam II/SWJ, Kasijasabekang Dam II/SWJ, Danbekang Palembang, Ka BPBD Sumsel, Kadinsos Sumsel, Kasi PSKBA.(dho/ril)