Usai Bunuh Habibullah, AR Langsung Serahkan Diri

0
230

Usai Bunuh Habibullah, AR Langsung Serahkan Diri

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA – Habibullah (35), warga Desa Lubuk Rumbai, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) meregang nyawa karena tiga tusukan senjata tajam bersarang di tubuhnya.

Dia tewas di tempat setelah ditusuk oleh AR (43) warga yang sama menggunakan sebilah pisau. Kejadian tersebut terjadi di jalan poros Desa Lubuk Rumbai, Minggu pagi (25/11/2018), sekitar pukul 07.00 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian itu dilatarbelakangi atas kekesalan tersangka terhadap korban, karena sepeda motornya yang dipinjam korban tak kunjung dikembalikan, hingga tersangka nekat membunuh korban.

Atas kejadian itu, korban mengalami luka tusuk sebanyak tiga liang yaitu di dada kanan, di punggung kiri, dan di pinggang atas bagian belakang, serta luka sayat di talapak tangan kanan.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rupit, AKP Yulfikri membenarkan adanya pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka AR terhadap korban Habibullah.

Kapolsek menjelaskan, sebelum kejadian tersangka dan korban berpapasan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), lalu tersangka menanyakan sepeda motornya kepada korban yang tak kunjung dikembalikan.

Keduanya sempat cecok mulut, diduga tersangka terlalu emosi dan tidak puas dengan jawaban korban perihal kapan dikembalikan sepeda motornya, alhasil terjadilah penusukan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Korban meninggal karena kehabisan darah akibat luka tusuk di tubuhnya, korban sempat dibawa oleh warga ke RSUD Rupit, namun nyawamya sudah tidak dapat tertolong,” ungkap Kapolsek.

Setelah kejadian, tersangka langsung meninggalkan TKP dan atas inisiatif sendiri tersangka menyerahkan diri ke Polsek Rawas Ulu, selanjutnya dijemput oleh Kanit Reskrim dan anggota untuk diamankan di Polsek Muara Rupit.

“Pelaku mengakui perbuatannya dan atas keterangan pelaku membunuh korban karena kesal dan dendam kepada korban, sebab sepeda motor miliknya yang dipinjam korban tidak pernah dikembalikan,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, selain mengamankan pelaku pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis pisau, serta melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi.

Terpisah, Kepala Desa Lubuk Rumbai, Haromain saat dikonfirmas, pihaknya membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut, ia mengetahui kejadian itu setelah diberi tahu oleh warganya.

“Saya dikasih tahu warga, setelah tiba di lokasi, korban tergeletak dengan kondisi badan berlumuran darah, korban langsung dibawa ke RSUD Rupit, namun nyawanya tidak sempat diselamatkan,” katanya.

Menurut Haromain, tersangka dan korban memang berdomisili di Desa Lubuk Rumbai, akan tetapi keduanya bukan warga asli di sana, melainkan warga datangan dari Nibung dan Noman.

“Mereka berdua itu semuanya warga datangan dan tinggal di Lubuk Rumbai, satu dari Nibung dan satu lagi dari Noman, informasinya gara-gara motor tidak dikembalikan, saya juga tahunya dari warga,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Usai Bunuh Habibullah, AR Langsung Serahkan Diri, http://sumsel.tribunnews.com/2018/11/26/usai-bunuh-habibullah-ar-langsung-serahkan-diri?page=2.
Penulis: Farlin Addian
Editor: Prawira Maulana