Saling Tantang Lewat Live Instagram, Admin Beri Kode R Tanda Tawuran di Kota Palembang

Palembang,Sumselupdate.com – Aksi tawuran antar kelompok remaja yang terjadi di Celentang usai berhasil dibubarkan Opsnal Unit 1 Subdit Jatanras Polda Sumsel, rupanya dimulai dari saling tantang lewat sosial media Instagram dengan cara live bersama.

Tak ada motif serius dari aksi tawuran antar kelompok remaja yang sudah berulang kali terjadi di kota Palembang, mereka nekat melakukan aksi tawuran hanya untuk menambah jumlah pengikut pada akun instagram sosial media kelompok mereka.

Seperti yang terjadi tadi malam di Jalan Brigjen Hasan Kasim, Simpang Celentang, Kalidoni Palembang, segerombolan remaja yang hendak melakukan aksi tawuran berhasil dibubarkan Opsnal Unit 1 Subdit Jatanras Polda Sumsel usai melepaskan beberapa kali tembakan peringatan.

Tiga remaja berhasil di tangkap dari puluhan gerombolan remaja yang hendak melakukan aksi tawuran.Hal mengejutkan adalah polisi mengamankan satu buah botol Bom Molotov yang sudah digunakan, serta dua bilah senjata tajam jenis parang, dan satu buah celurit, dan dua buah petasan.

Tiga remaja yang diamankan adalah Renaldi (18) Jalan Sei Lais, Kalidoni. ‘A’ (15) Lrg Kalpataru, Pipareja, ‘J’ (17) Jl Pasundan, Sei Selayur Kalidoni.

Ketiganya mengaku tak saling kenal dan baru bertemu saat dilokasi hendak dijadikan aksi tawuran tersebut.

Seperti yang diakui oleh Renaldi (18) remaja putus sekolah ini mengaku hanya ikut ikutan, dan dirinya juga datang dengan membawa satu bilah parang panjang.

“Jadi awalnya saya di ajak admin IG kelompok kami yang lagi live, dia ngajak dengan ngasih kode R  di simpang Celentang, “ucapnya.

Usai menerima Kode R yang artinya serangan atau tawuran, Renaldi berangkat ke lokasi bersama dengan satu rekannya dengan mengendarai sepeda motor.

“Baru mau saling serang, sudah keduluan ada polisi yang ngebubarin kami dengan ngasih tembakan peringatan,”ucapnya.

Dia tertangkap opsnal Unit 1 Jatanras Polda Sumsel saat mencoba kabur dari lokasi.

Sementara Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika melalui Kanit I Kompol Willy Oscar menjelaskan bahwa pihaknya berhasil membubarkan aksi tawuran tersebut setelah mendapatkan pengaduan dari masyarakat melalui aplikasi bantuan polisi.

” Setelah kami datangi TKP dan benar saja sudah banyak gerombolan remaja yang hendak melakukan aksi tawuran, “ucapnya.

Ia juga membenarkan, aksi tawuran yang berhasil pihaknya bubarkan berasal dari tiga kelompok remaja yang berbeda.

“Mereka awalnya saling tantang lewat live Instagram kelompok masing-masing, dan mereka berjanjian akan bertemu di simpang Celentang dengan menyebut Kode R, “ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Opsnal Unit 1 Subdit Jatanras Polda Sumsel temukan bom molotov dan beberapa senjata tajam saat tangkap tiga orang remaja yang melakukan tawuran di kawasan simpang celentang, Ilir Timur II, Palembang.

Penangkapan itu setelah opsnal unit I Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Willy Oscar SE, Panit AKP Hilal Adi Imawan SIK dan Katim Aipda Kelvin Marley melakukan patroli malam mengantisipasi aksi kejahatan pada malam hari di palembang. Jumat (10/03) dini hari sekitar pukul 03.00 wib.

Tepat saat melakukan patroli di jalan R. Soekamto menuju simpang celetang, personel unit I Jatanras Polda Sumsel, petugas melihat telah terjadi aksi tawuran yang dilakukan segerombolan remaja.

Pos terkait