Polres Empat Lawang Selidiki Kasus Viralnya Video Perkelahian Siswi SMP dan SMA

Tebingtinggi, Sumselupdate.com – Kepolisian Resort (Polres) Empat Lawang melakukan langkah-langkah penanganan dan penyelidikan terkait viralnya video perkelahian siswi SMP dan SMA di Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten  Empat Lawang.

“Rabu, 18 Januari 2022 sekitar pukul 07.30 WIB, telah viral video di medsos dan pemberitaan di media, terkait perkelahian siswi SMP dan SMA di Desa Seleman Ilir, Kecamatan  Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang,” kata Kapolres Empat Lawang AKBP Helda Prayitno melalui Kasi Humas AKP Hidayat,  Minggu (22/1/2023).

Dikatakannya, peristiwa video yang viral tersebut benar adanya dan terjadi di Desa Seleman Ilir, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang. Berdasarkan hasil penyelidikan didapat informasi bahwa peristiwa tersebut mulanya terjadi pada Minggu (15/1/2023)  sekitar pukul 10.00 WIB, namun video perkelahian kedua siswi tersebut baru beredar di WhatsApp pada Rabu, 18 Januari 2023.

“Kapolres Empat Lawang AKBP Helda Prayitno, MM  memerintahkan Kapolsek Muara Pinang Iptu Indra Gunawan untuk melaksanakan penyelidikan suhubungan dengan viralnya video perkelahian tersebut,” tegas AKP Hidayat.

Menurut AKP Hidayat, saat dikonfirmasi kepada pihak salah satu sekolah di Kecamatan Muara Pinang, tempat salah satu siswi tersebut sekolah dan Kepala Desa Seleman Ilir, jika untuk kasus perkelahian tersebut sudah diupayakan untuk berdamai secara kekeluargaan, namun tidak tercapai kesepakatan. Kemudian pada Selasa, 17 Januari 2023 datang ke Polsek Muara Pinang orang tua salah satu siswi berinisial FI melaporkan seorang perempuan Ln, bahwa dirinya (FI) telah ditampar maupun dipukul oleh Ln (bibinya Bu).

“Terkait laporan orang tua Fi, Polsek Muara Pinang kembali melakukan mediasi antara keluarga Bu (korban dalam video viral) dan bibinya Bu bernama Ln dengan FI, namun sampai Jumat pagi tidak tercapai kesepakatan damai.

Sehubungan dengan tidak tercapainya kesepakatan damai tersebut, kemudian dari pihak keluarga Bu pada Jumat, 20 Januari 2023 melaporkan kasus viralnya video dan adanya peristiwa pengeroyokan dan pencemaran nama baik ke Polres Empat lawang.

“Sehingga masing-masing kedua belah pihak membuat laporan pengaduan dengan dua peristiwa berbeda yaitu peristiwa pengeroyokan pada 15 januari 2023 dan peristiwa penganiayaan terhadap anak pada 17 Januari 2023,” ungkapnya.

Setelah laporan pengaduannya kedua belah pihak diterima, kemudian penyidik Polsek Muara Pinang dan Satreskim Polres Empat Lawang melakukan langkah-langkah penanganan kasus sesuai ketentuan yang diatur dalam KUHAP dan UU Perlindungan Anak.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *