Tebingtingi, Sumselupdate.com– Kasus penodongan pengemudi Toyota Yaris warga Lampung yang sempat viral terjadi di Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Selasa (4/4/2023) lalu berhasil diungkap Satreskrim Polres Empat Lawang,.
Pelakunya, seorang perempuan Lincah (22) dan seorang pria Santri (40) keduanya merupakan warga Lorong sawah tebing tinggi dan Babatan Kecamatan Lintang Kanan, Empat Lawang berhasil diamankan petugas.
“Benar sudah kita amankan pelaku penodongan warga Lampung itu,” kata Kapolres Empat Lawang AKBP Helda Prayitno melalui Kasih Humas Kompol Hidayat, Kamis (6/4/23).
Dikatakannya, keduanya melakukan penodongan terhadap korban Andri Warga Tanggamus, Lampung. Saat itu, Selasa (4/4/2023) korban bertemu dengan pelaku Lincah di Hotel Musi Raya Tebing Tinggi, sekitar pukul 19.30 WIB.
Lalu koran diajak oleh pelaku Lincah ini ke Desa Bayau Kecamatan Pendopo untuk menemui temannya. Namun sesampai perbatasan Tebing Tinggi Pendopo, saat memasuki kawasan Pendopo. Pelaku Lincah menelpon temannya.
Naasnya, mobil yang dikendarai mengalami pecah ban. Saat itulah, ada orang tidak dikenal sebanyak empat orang datang menghentikan mobilnya. Lalu menodongkan senjata api kepada korban.
Kemudian korban diikat para pelaku lalu mengambil uang tunai Rp 600 ribu. Kemudia menginterogasi PIN ATM milik korban.
Setelah mengetahui PIN ATM, para pelaku kemudian mengurasi isi uang di dalam ATM tersebut. Setelah itu, para pelaku meninggalkan korban di kawasan perbatasan Empat Lawang, tepatnya di kawasan perkebunan sawit di Desa Sidomakmur, Kabupaten Lahat. Atas aksi itu korban melaporkan ke pihak kepolisian.
Disampaikannya, para pelaku ditangkap oleh Tim Elang yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Tohirin, di mana petugas sebelumnya melakukan interogasi kepada Lincah.
Saat diinterogasi, Lincah mengakui bahwa dia terlibat aksi penodongan tersebut. Bersama dengan pelaku Santri dan tiga pelaku lainnya yang saat ini masih DPO atau buron.
“Dua diamankan, tiga masih DPO, untuk barang bukti sudah kita amankan juga berupa 1 unit mobil Toyota Yaris, dan barang bukti lainnya, sementara kasus ini masih dalam pengembangan petugas,” pungkasnya.
