BREAKING NEWS, Polda Sumsel Tangkap 3 Warga China Anggota Sindikat Hipnotis Antar Kota di Indonesia

0
251

BREAKING NEWS, Polda Sumsel Tangkap 3 Warga China Anggota Sindikat Hipnotis Antar Kota di Indonesia

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Polda Sumsel berhasil mengungkap tindak pidana penipuan dengan modus hipnotis yang dilakukan lima orang.

Tiga orang diantaranya adalah warga negara asing (WNA) asal Tiongkok (China).

Kelompok yang diduga merupakan sindikat hipnotis lintas provinsi itu berhasil menguras harta korbannya hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Mereka mencari mangsa di kota besar mulai dari Medan, Jambi dan Sumsel.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, menyampaikan kronologi kelompok hipnotis itu beraksi di kota pempek.

Korban sindikat ini bernama Yuli Frany (68 tahun), warga Kalidoni, Palembang.

“Modusnya masing masing pelaku menyusun sebuah drama palsu untuk memancing korban masuk ke jebakan mereka, kemudian menghipnotis dan menguras hartanya,” ungkapnya dalam rilis, Jumat (23/08/2018).

Drama palsu yang dilakukan mulai dari seorang pelaku , Alice Tan yang berpura pura menanyakan kepada korban tanaman obat daun gajah yang mampu menyembuhkan segala penyakit.

Pelaku yang lain, Angela mengaku mengetahui keberadaan tanaman itu.

Ketiganya mengobrol hangat, Alice pun mengajak korban bersama Angela untuk mencari tanaman obat itu.

Mereka menggunakan sebuah mobil untuk mencari tanaman obat yang dicari.
Sementara di tempat lain, pelaku lain, yakni Asin berpura pura memiliki tanaman itu.

Saat bertemu, Asin pun menunjukkan tanaman tersebut.

Ia pun menakuti korban akan tertimpa musibah besar sehingga perlu di doakan.
Alice, Angela dan korban pun diajak berdoa oleh Asin.

Saat itulah, Asin mengucapkan sesuatu untuk menghipnotis korban sehingga mengikuti perintahnya.

Asin pun meminta korban untuk mengumpulkan benda benda berharga di rumah sebagai tolak bala dari musibah yang mungkin terjadi.

Pelaku lain, Shunpo pun menghantar korban ke rumahnya untuk mengambil barang barang berharga.

“Dirumahnya sebenarnya korban sudah diingatkan kerabatnya, tapi kuatnya hipnotis membuat korban tidak menggubrisnya dan tetap menyerahkan barang berharga berupa emas dan uang tunai,” katanya

Korban yang dalam pengaruh hipnotis pun dibawa kembali Shunpo bertemu dengan Akin dan terjadilah pertukaran barang.

Barang berharga milik korban diganti dengan tas warna orange berisi garam, dua botol air dan koran bekas.

Usai pertukaran itu, korban pun diturunkan oleh para pelaku dipinggir jalan.

Korban pun tersadar saat membuka tas yang diberikan korban. Korban pun selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polda.

“Selain dijerat dengan pasal penipuan pasal 378 KUHP, penggelapan 372 KUHP dan pemalsuan dokumen 263 KUHP Jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman lebih dari lima tahun penjara,” katanya

Menurutnya, para WNA diketahui juga menggunakan identitas palsu untuk beraksi.

Mereka semua memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pihaknya akan menelusuri siapa yang membantu pelaku membuat KTP itu.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul BREAKING NEWS, Polda Sumsel Tangkap 3 Warga China Anggota Sindikat Hipnotis Antar Kota di Indonesia, http://sumsel.tribunnews.com/2018/11/23/breaking-news-polda-sumsel-tangkap-3-warga-china-anggota-sindikat-hipnotis-antar-kota-di-indonesia?page=3.
Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Wawan Perdana