James Gunn ‘Turun Gunung’ Garap Superman: Legacy

Jakarta, CNN Indonesia — James Gunn mengonfirmasi dirinya langsung yang akan menggarap film pertama dari DC Studios era kepemimpinannya, Superman: Legacy. Gunn mengatakan Superman: Legacy akan rilis pada 11 Juli 2025.

“Ya, saya menyutradarai Superman: Legacy yang akan dirilis pada 11 Juli 2025,” tulis James Gunn di Twitter, Kamis (16/3).

“Adik saya Matt mengatakan kepada saya dia mulai menangis saat melihat tanggal perilisan. Saya tanya kenapa, dia bilang ‘Dude, itu ulang tahun ayah’. Saya bahkan tak menyadarinya,”

Gunn mengatakan bahwa dirinya sudah sejak lama ditawari untuk menggarap Superman. Namun kala itu bertahun-tahun lalu, ia menolak tawaran tersebut.

“Saya waktu itu belum punya cara yang terasa unik, menyenangkan, dan emosional yang memberikan Superman martabat yang pantas ia dapatkan,” kata Gunn.

Hingga kemudian, kata Gunn, kurang dari setahun lalu ia menemukan sejumlah kisah di sekitar kehidupan legasi Superman dan merasa itu bisa menjadi jalan masuk baginya.

Sejumlah hal itu disebut berkenaan dengan latar belakang Superman, yakni orang tuanya di Krypton yang aristokrat dan orang tua manusianya di Bumi yang merupakan petani.

Kedua aspek itu, disebut Gunn, memengaruhi Superman dalam menentukan siapa dirinya dan keputusan dalam hidupnya.

“Jadi saya memilih akhirnya untuk menulis naskah tersebut. Namun saya ragu untuk menyutradarainya, meski Peter Safran dan yang lainnya terus-menerus merecoki saya untuk berkomitmen akan ini (maaf Peter),” kata Gunn.

“Hanya karena saya menulis sesuatu bukan berarti saya merasakannya dalam nadi saya, secara visual dan emosional, cukup untuk menghabiskan lebih dari dua tahun menyutradarainya, terutama bukan sesuatu sebesar ini,” kata Gunn.

“Namun singkatnya, saya suka naskah ini dan saya sangat bersemangat saat kita memulai perjalanan ini.” tutupnya.

James Gunn sebelumnya menyatakan proyek Superman: Legacy sudah masuk rencana kerja DC Universe jauh sebelum Henry Cavill comeback sebagai Superman dalam Black Adam.

Dalam cuitan kepada penggemar, ia juga mengklaim Superman: Legacy sudah ada sebelum ia dan Peter Safran ditunjuk Warner Bros. memimpin DC Studios pada Oktober 2022.

“Iya itu sudah ada sejak lama. Saya dipekerjakan untuk menuliskan Superman Legacy lebih dari enam bulan lalu,” tulis Gunn menanggapi pertanyaan penggemar, Senin (20/2).

“Superman Legacy selalu menjadi proyek yang terpisah (dari Man of Steel),” tulis Gunn meluruskan pertanyaan akun fan DC yang menanyakan soal polemik Superman dalam semesta DC.

Polemik soal Superman dan Henry Cavill dalam DCU terjadi sejak beberapa bulan lalu. Pada 24 Oktober 2022, Henry Cavill mengumumkan akan kembali sebagai Superman. Ia juga sempat menjadi kameo dalam film Black Adam.

Namun dua bulan kemudian, Desember 2022, Henry Cavill mengumumkan dirinya batal jadi Superman seperti yang diumumkan sebelumnya. Hal itu terjadi setelah berunding dengan James Gunn dan Peter Safran selaku CEO DC Movies.

Hingga awal Februari lalu, Gunn dan Safran mengumumkan Superman: Legacy akan jadi bagian pertama era terbaru DCU. Menurut Gunn dan Safran, Superman: Legacy tidak mengusung kisah asal-usul sang Man of Steel (Henry Cavill).

Pos terkait