Terjadi aksi tawuran disertai saling lempar batu diduga dilakukan antarpesilat di depan gapura masuk Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk.
Video tawuran direkam dan tersebar di aplikasi percakapan WhatsApp.
Kepala Desa Nglundo Muhammad Anshori menuturkan bahwa kejadian tawuran diduga antarpesilat itu terjadi Minggu pagi usai Subuh.
“Betul itu kejadian tadi pagi. Tadi itu aksi lempar batu sekitar waktu subuh (tawuran pesilat). Lemparan batu itu seperti hujan batu,” ucap Anshori, Minggu (5/3/2023).
Anshori mengungkapkan kejadian tawuran diduga antarpesilat itu menyebabkan beberapa warga terluka. Tidak hanya itu, belasan rumah juga rusak.
“Ada yang luka-luka tapi ringan. Lalu juga ada belasan rumah rusak kena lemparan batu. Genteng, kaca, dan juga meja kursi rusak,” ujarnya.
Sebelumnya, Anshori sempat menjelaskan bagaimana aksi tawuran yang disertai saling lempar batu itu sangat menegangkan.
Bahkan, aksi itu membuat warga wanita dan anak-anak ketakutan.
Anshori bersyukur para petugas TNI dan Polri cepat bertindak guna melerai para oknum yang terlibat tawuran.
Akhirnya sekitar pukul 06.30 WIB tawuran itu mereda.
“Menegangkan membuat ketakutan para wanita saat aksi tawuran lempar batu. Alhamdulillah dapat di redakan petugas TNI Polri pukul 06.30 WIB,” ujar Anshori.
