Terungkap Fakta Ayah Tiri di Palembang Rampok Anaknya, Terlilit Hutang Mobil Rental Jadi Motif Perampokan

Palembang, Terungkap kasus perampokan yang dilakukan ayah tiri di Palembang terhadap anaknya.

Pelaku Mu’min Afrian alias Mu’min (41) nekat melakukan perampokan terhadap anak tirnya karena terlilit hutang pembayaran mobil yang ia rental.

Sudah hampir dua tahun mobil merental satu unit mobil Agya, dan hampir dua tahun ini pembayaran mobil rental tersebut mengalami endala sehingga ia memutusa untuk merampok anak tirinya.

Sebelum melakukan perampoan terhadap korban Mariza Zulfiani alias Ani (26) warga Jalan Maritim Lorong Jambu Kecamatan Semarang Borang, Palembang, ia membawa ibu korban untuk menginap di hotel Jalan Rajawali Palembang.

Usai membawa istrinya ke hotel, ia pun berpamitan dengan alasan ingin meminjam uang dengan temannya.

 

Bukannya meminjam uang, Mu’min malah melakukan perampokan terhadap anak tirinya.

Diberitakan sebelumnya, kronologi ayah tiri di Palembang rampok anak tiri hingga nyariss di perkosa di Jalan Marintim Lorong Jambu, Kelurahan Lebong Gajah, Kecamatan Sematang Borang Palembang, Selasa (11/4/2023) sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat itu korban Mariza Zulfiani alias Ani (26) sedang tertidur, tiba – tiba pelaku Mu’min Afrian (41) datang dan menurunkan meteran listrik dengan maksud agar aksinya tidak terekam CCTV.

Lalu pelaku mencongkel pintu depan rumah korban dan perg ke dapur mengambil batu cobek.

Setelah itu pelaku pergi ke kamar korban dan memukul korban sambil mengancam untuk membuka brangkas yang isinya emas dan satu buah BPKB mobil Honda HRV.Kemudian korban juga meminta dua unit HP korban Iphone Promax 14 dan Iphone 14 Pro.

Setelah menguasai harta korban, pelaku keluar dari kamar dan mengunci korban di dalam kamar, dan pergi keluar dengan mengendarai mobil Honda HRV milik korban.

” Saat itu saya sedang tidur dan kemudian listrik padam dan sepertinya memang ada yang menurunkan meteran listrik idak lama berselang pelaku datang dan langsung memukul,” ujar Ani kepada petugas,Senin (24/4/2023).

Dikatakan korban saat pelaku masuk ia langsung menyerang korban di begian kepala menggunakan batu cobek.

” Posisi saya sedang tidur terlentang korban datang langsung dia duduk ditubuh saya dan memukul kepala saya dengan menggunaan batu cobek. Selain itu dia memukul saya dibagian bahu dan saya juga sempat di cekik,” bebernya.

Menurut korban saat itu ia tidak bisa melawan karena tubuh korban yang besar dan sudah diserang duluan membuat ia hanya pasrah. Dan korban berusaha terus mengambil nafas.

” Saya terus dihajar tanpa perlawanan. Ada kesempatan berbalaik badan namun tetap dipukul di daerah hidung dan rahang kanan kiri, lalu dipukul bagian perut dan ulu hati hingga lima kali,” ungkapnya.

Setelah berulang kali memukul, pelaku membuka lemari yang isinya ada brangkas. Saat itu pelaku menarik jarinya untuk membuka brangkas menggunakan finger print. ” Posisi saya tengkurang sambil diduduki pelaku. setelah selesai mengambil barang – barang berharga pelaku sempat melakukan pelecehan terhadap saya dengan memeras payudara saya higga berulang kali,” tuturnya.

Masih dikatakannya, pelaku keluar dari kamar dan menguci korban di kamar. Korban pun berusaha untuk keluar dari kamar dan meminta pertolongan dari orang – orang.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Haryo Sugihartono yang didampingi Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah mengatakan usai menerima laporan dari korban anggota langsung ke TKP.

” Petugas langsung olah TKP dan mengambil keterangan saksi – saksi,” ujarnya.

Petugas gabungan Pidum dan Tim Tekab 134 langsung bergerak cepat dan pelaku berhasl ditangkap.

” Saat ini pelaku masih diminta keterangan terkait aksinya tersebut,” ujarnya.

Haris juga membenarkan bila pelaku perampokan ialah ayah tiri korban. Saat ini korban sudah berada di rumah usai sempat di rawat di rumah sakit Siloam Sriwijaya karena mengalami luka di bagian kepala.

 

 

Pos terkait