Sumatera Selatan Masuk Peringkat 28 dari 32 yang Jalan Provinsinya Rusak

Palembang, Empat tahun menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru telah berhasil mencapai pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah di Sumsel.

Hal ini terbukti dari Sumsel yang menjadi salah satu provinsi dengan ja lan rusak terendah di Indonesia.

Dilansir dari Sumsel24.com, Sumsel masuk dalam kategori Provinsi dengan jumlah jalan rusak terendah di Indonesia ini dilansir dari data Kementerian PUPR tahun 2021.

Jalan provinsi yang rusak di Sumsel hanya 151,2 Kilometer dan Sumsel berada pada peringkat 28 dari 32 provinsi yang jalan provinsinya rusak.

Gubernur Herman Deru menggunakan bantuan gubernur khusus (Bangubsus) secara proporsional bagi setiap daerah sebagai cara untuk mencapai pemerataan pembangunan infrastruktur.

Ia telah mengintruksikan kepala daerah untuk memprioritaskan penggunaan Bangubsus untuk membangun sejumlah infrastruktur di 17 kabupaten dan kota di Sumsel.

 

Upaya pemerataan pembangunan di Sumsel juga akan menjadi stimulus untuk memacu pertumbuhan ekonomi setempat.

Gubernur Herman Deru telah membangun beberapa ruas jalan dan jembatan, termasuk beberapa yang rusak akibat bencana alam.

Dana yang telah dialokasikan Pemprov Sumsel melalui APBD provinsi tahun 2022 untuk alokasi sektor jalan adalah sebesar Rp 101.330.421.104,54,-.

Konektivitas penghubung antara OKI dengan OKU Timur juga telah dibangun dan diresmikan oleh Gubernur Herman Deru dengan bantuan dana Bangubsus sebesar Rp2,5 miliar.

Jembatan ini memiliki panjang 14 meter dengan lebar 4 meter dan diharapkan dapat menjadi akses dan prasarana penting dalam menunjang perekonomian masyarakat sekitar.

Gubernur Herman Deru juga merespon dengan cepat informasi putusnya ruas jalan penghubung Kabupaten Ogan Ilir-OKU akibat gerusan debit air sungai ogan pada 1 April 2023.

Ia menginstruksikan Dinas PU Bina Marga untuk segera memperbaiki jalan yang amblas tersebut agar segera dapat digunakan kembali oleh masyarakat.

Berdasarkan data dari Bappeda Provinsi Sumsel, kemajuan infrastruktur dan konektivitas tampak pada capaian kinerja penanganan jalan provinsi di Sumsel yang terus meningkat sejak tahun 2018 hingga 2021.

Pos terkait