LAHAT, Terkait beredarnya pesan berantai melalui WhatsApp yang menyatut nama Sekda Lahat, Chandra SH MM, menyatakan akan menyalurkan bantuan untuk keperluan pembangunan masjid, ternyata hoax.
Chandra menegaskan, dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu, apalagi jika arah dari pesan itu seolah menyatakan dirinya siap salurkan bantuan untuk masjid/mushola di Lahat.
“Kalau dari kalimat yang tertulis itu, seolah orang tersebut pernah menghadap saya, saya tidak pernah merasa keluarkan pernyataan seperti itu. Siapa orang itu, saya juga ingin tahu,” tegas Chandra.
Pesan berantai tersebut berisi, niat dan tujuan saya menghubungi Bapak/Ibu, adalah ingin menyampaikan amanah dari Bapak Chandra SH MM, selaku Sekda Kabupaten Lahat, yang ingin menyalurkan bantuan untuk keperluan pembangunan atau keperluan lainnya di masjid.
“Memang pernah ada yang datang ke saya, minta bantuan untuk pembangunan masjid, tapi saya arahkan ke bagian Kesra, karena di sana ada jalannya. Itu juga ada syarat dan ketentuan. Bukan saya yang berikan bantuannya,” jelasnya.
Chandra menyebut, informasi hoax ini harus ia klarifikasi, mengingat jika pesan ini ditanggapi pengurus masjid yang lain, tentu akan jadi bahan perbincangan yang salah. “Siapa saya bisa berikan bantuan sebanyak itu. Kalau di Pemda itu bisa melalui bagian kesra,” sampainya.
