Sedang Panen Sawit, Petani di Sungai Lilin Muba Tewas Disambar Petir, Kades Ungkap Kronologi

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU — Mujianto (40) petani sawit di 4 Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tewas seketika usai disambar petir, Minggu (25/2/2024) sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi saat Mujianto sedang memanen sawit di bawah rintik hujan yang sedari pagi sudah mengguyur kawasan Sungai Lilin Muba.

Tepatnya peristiwa itu terjadi di areal perkebunan sawit Rawa 10 Desa Sukamaju Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba.

Kepala Desa (Kades) Pinang Banjar Masrukin mengatakan, kronologis kejadian saat itu korban berdua bersama temannya tengah memanen sawit di tengah guyuran hujan deras.

“Saat panen tinggal 1 pohon lagi dan kondisi hujan, tiba-tiba saja korban tersambar petir. Temannya yang menyaksikan tidak kena dan selamat,” ujarnya.

Ia menyebutkan jika jenazah korban sudah dibawa oleh warga dan Pemerintah Desa Pinang Banjar ke rumah dukanya di Dusun 4 Desa Pinang Banjar.

“Memang pada hari ini cuacanya hujan terus dari pagi, baik desa kita dan desa tetangga. Jadi kita imbau warga jika terjadi hujan disertai petir untuk mengurangi aktivitas di luar rumah,” tutupnya.

Sementara, Kapolsek Sungai Lilin AKP Andi Firdaus membenarkan terkait adanya satu warga Desa Pinang Banjar tersambar petir saat sedang memanen sawit. Kejadian tersebut sekitar pukul 13.00 WIB yang saat itu kondisinya sedang hujan deras.

“Kejadian tersebut diketahui oleh temannya yang saat itu sedang bersama korban memanen sawit. Saat ini jasad korban sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,”ujarnya.

Pos terkait