“Saya Kehilangan Suami Selamanya, Kenapa Jaksa Hanya Menuntut 18 Tahun Penjara”

Maria kaget, lalu mendekati suaminya sembari berteriak minta tolong. Namun, Hubertus meyakinkan Maria bahwa dirinya baik-baik saja.

Nona (panggilan untuk perempuan) tidak apa-apa mati dan hidup Tuhan yang tahu. Kamu kejar dia (pelaku). Itu kalimat terakhir yang ia ucapkan kepada saya,” tuturnya.

Maria berdiri dengan sekuat tenaga mengejar pelaku. Namun, ia tidak berhasil. Pelaku dengan cepat kabur meninggalkan rumah mereka.

Saat kembali ke dalam rumah, Maria melihat suaminya berlumuran darah. Hubertus merintih kesakitan. Warga yang datang kemudian berjibaku membawanya ke rumah sakit.

“Tetangga yang antar ke rumah sakit, saat itu saya pergi lapor ke Polsek. Sampai di sana polisi sudah siap untuk menangkap pelaku,” katanya.

Pos terkait