Sah, Siaran TV Analog Beralih ke Digital di Sumsel, ini Keuntungannya

PALEMBANG, SUMEKS.CO – Siaran TV analog di empat daerah Sumatera Selatan (Sumsel) yakni Palembang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, dan Ogan Ilir, secara resmi berganti siaran TV digital terhitung 1 April 2023 pukul 00.00 WIB.

Pemerintah secara resmi “menyuntik mati” siaran TV Analog di 222 kabupaten/kota se-Indonesia. Penghentian siaran TV analog untuk beralih siaran TV digital analog switch off (ASO) di wilayah siaran Sumsel 1, akhirnya mendapat giliran berbarengan dengan di daerah Bali pada 31 Maret 2023.

“Sesuai keputusan Kominfo, malam ini resmi kita lakukan penghentian saluran TV Analog di wilayah Sumsel 1,” ungkap Herfriady, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel, saat menggelar ceremoni analog switch off (ASO) di Kantor TVRI Palembang, Jumat 31 Maret 2023 malam.

Dengan peralihan siaran TV Digital ini, Herfriady mengatakan akan banyak memberikan keuntungan bagi masyarakat. Diantaranya, siaran yang didapat dari TV digital lebih jernih dibandingkan dengan TV analog. Selain itu, pilihan konten siarannya juga lebih beragam.

“Sangat banyak keuntungan yang didapat dari TV Digital. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk beralih ke TV Digital,” imbuh Herfriady.

Herfriady mengungkapkan, pemerintah telah mendistribusikan Set Top Box (STB) kepada masyarakat secara gratis guna mendukung peralihan TV analog ke TV digital. Masing-masing STB yang dibagikan kepada masyarakat khususnya di wilayah siaran Sumsel 1, secara keseluruhan sudah didistribusikan hampir 100 persen. Kendati, dalam pembagiannya hanya ditujukan kepada masyarakat kurang mampu sesuai pendataan dari masing-masing wilayah.

“Untuk STB di empat daerah yang masuk wilayah siaran Sumsel 1, semuanya sudah dibagikan,” bebernya.

Lanjut Herfriady, pembagian STB gratis dari pemerintah di wilayah siaran Sumsel 1 tersebut berjumlah 77.232 dengan total rincian, Kabupaten Banyuasin 16.162, Ogan Ilir 11.334, OKI 14.820, dan Palembang sebanyak 8.777 STB.

“Jumlah itu merupakan bantuan STB gratis dari pemerintah. Ada juga yang mendapat bantuan dari lembaga penyiaran swasta,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *