Sadis! Karyawan P.A Resto Family Karaoke Boyolali Dikepruk Helm Berkali-kali Sampai Masuk Rumah Sakit

Melalui akun Twitternya P.A Resto Family Karaoke Boyolali, Jawa Tengah atau PA Karaoke mengunggah video rekaman CCTV kasus penganiayaan yang diduga melibatkan oknum TNI dari satuan Kopassus (Komando Pasukan Khusus) dan warga sipil. Ada karyawan yang dikepruk helm sampai harus masuk rumah sakit.

Ada dua video yang diposting oleh akun @PaKaraoke terkait dugaan penganiayaan oknum TNI yang diduga dari satuan Kopassus dan warga sipil terhadap karyawan P.A Resto Family Karaoke Boyolali tersebut.

Yang pertama berdurasi 1 menit 42 detik. Satunya lagi 45 detik. Dalam video tersebut, terlihat sejumlah laki-laki mengeroyok, memukul, menendang beberapa pria yang mengenakan seragam P.A Resto Family Karaoke.

Pada video itu juga tampak seorang pria menghantam kepala karyawan P.A Resto Family Karaoke Boyolali menggunakan helm.

Bahkan, ada seorang karyawan diduga satpam P.A Resto Family Karaoke Boyolali dikeroyok oleh dua orang. Dia ditendang, dipukul dan dikepruk helm hingga tersungkur ke lantai.

Kasus penganiayaan yang diduga melibatkan oknum TNI dari satuan Kopassus dan warga sipil terhadap karyawan P.A Resto Family Karaoke Boyolali, Jawa Tengah tersebut viral di media sosial.

Dugaan penganiayaan oknum TNI yang diduga dari satuan Kopassus dan warga sipil terhadap karyawan P.A Resto Family Karaoke Boyolali itu terekam dalam rekaman CCTV.

Berdasarkan penelusuran fin.co.id pada Rabu 23 November 2022, rekaman CCTV terkait dugaan penganiayaan oknum TNI yang diduga dari satuan Kopassus dan warga sipil terhadap karyawan P.A Resto Family Karaoke Boyolali itu diposting oleh akun Twitter PA Karaoke Boyolali @PaKaraoke.

Dalam unggahannya di Twitter admin @PaKaraoke men-tag akun Kapolri, Puspen TNI, Kopassus, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo hingga Menko Polhukam Mahfud MD.

Admin @PaKaraoke melaporkan kasus dugaan penganiayaan oknum TNI yang diduga dari satuan Kopassus dan warga sipil terhadap staf P.A Resto Family Karaoke Boyolali.

“Kami dari P.A Resto & Family Karaoke mau melaporkan,Telah terjadi kekerasan & Penganiayaan dari oknum TNI & Sipil, salah satunya dari anggota Kopassus grup 2 kartasura Berinisial F & anggota Sipil berinisial I, B, O, B yang terjadi pada hari senin 21 nov 2022 sekitar pukul 10n malam,” tulis admin @PaKaraoke seperti dikutip fin.co.id pada Rabu, 23 November 2022.

Dalam cuitan thread tersebut, admin @PaKaraoke menulis awal mula terjadinya kasus dugaan penganiayaan di P.A Resto Family Karaoke yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan No 9 Boyolali itu.

“Ada anggota sipil datang berinisial I, B, O, B dan kebetulan room kita ga tersedia, setelah mereka marah & memecah kaca akrilik lalu mereka keluar dan masuk lagi bersama dengan salah satu anggota kopassus grup 2 kartasura….lalu mereka tetep ga terima dan secara langsung menghajar staff PA Resto & Family Karaoke,” lanjut admin @PaKaraoke tersebut.

Dalam tulisannya, admin @PaKaraoke meminta kasus tersebut untuk ditindaklanjuti.


Kasus penganiayaan yang diduga melibatkan oknum TNI dari satuan Kopassus dan warga sipil terhadap karyawan P.A Resto Family Karaoke Boyolali, Jawa Tengah-PA Karaoke Boyolali -Twitter

 

“Tolong ditindak lanjuti bapak. Kami hanya pekerja biasa. Mohon perlindungannya,” tulis admin @PaKaraoke sambil men-tag akun Twitter Kapolri @ListyoSigitP.

Dalam cuitan lanjutannya admin @PaKaraoke mengaku dihajar habis-habisan.

“Iya kita dihajar habis-habisan. Kalo bukan anggota kita ga bakal berani untuk memposting ini….dan mengatakan bahwa itu benar anggota kopassus grup 2 kartasura dan bisa dicek,” pungkas admin @PaKaraoke.

Supervisor PA Resto & Family Karaoke Boyolali, Asharry menyebut ada lima pegawai yang menjadi korban penganiayaan itu.


Kasus penganiayaan yang diduga melibatkan oknum TNI dari satuan Kopassus dan warga sipil terhadap karyawan P.A Resto Family Karaoke Boyolali, Jawa Tengah-PA Karaoke Boyolali -Twitter

Tak hanya karyawan laki-laki seperti scurity dan waitres yang jadi sasaran dalam aksi yang berlangsung kurang lebih 1 jam tersebut.

Dua karyawan perempuan yang bertugas di bagian kasir juga tak luput dari amarah pelaku. Kedua perempuan tersebut ketakutan.

“Mereka yang menjadi korban antara lain, waitres, penjaga kasir, kasir dan seorang security. Inisialnya MM, DT, LA, AG dan DW. Karyawan DT ini setelah kejadian dibawa ke rawat di rumah sakit,” kata Asharry.


Kasus penganiayaan yang diduga melibatkan oknum TNI dari satuan Kopassus dan warga sipil terhadap karyawan P.A Resto Family Karaoke Boyolali, Jawa Tengah-PA Karaoke Boyolali -Twitter

DT dan LA diketahui merupakan karyawan perempuan di bagian kasir. Sedangkan AG mengalami luka pada bagian kepala. Dia juga mendapat perawatan di rumah sakit.

Ke-5 karyawan PA Resto & Family Karaoke Boyolali itu kebanyakan mengalami luka pada bagian tangan.

“Karyawan itu sudah dalam kondisi tergeletak di lantai. Tapi masih tetap dihajar. Jadi mereka gunakan tangan untuk melindungi wajah,” imbuh Asharry.

Telah terjadi kekerasan & Penganiayaan
dari oknum TNI & Sipil,salah satunya dari anggota Kopassus grub 2 kartasura Berinisial F & anggota Sipil berinisial I, B, O, B yang terjadi pada hari senin,21 november 2022 di P.A Resto & Family Karaoke @KOPASSUS_id @tni_ad
@Puspen_TNI pic.twitter.com/WpXGx3Iteo — PA Karaoke Boyolali (@PaKaraoke) November 22, 2022

dari oknum TNI & Sipil,salah satunya dari anggota Kopassus grub 2 kartasura Berinisial F & anggota Sipil berinisial I, B, O, B yang terjadi pada hari senin pic.twitter.com/lFR1cYhuoD — PA Karaoke Boyolali (@PaKaraoke) November 23, 2022

 


Kasus penganiayaan yang diduga melibatkan oknum TNI dari satuan Kopassus dan warga sipil terhadap karyawan P.A Resto Family Karaoke Boyolali, Jawa Tengah-PA Karaoke Boyolali -Twitter

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *