Polda Sumsel Ancam Tindak Tegas Oknum Pengganggu Keamanan Jalur Mudik

PALEMBANG, iNews.id – Polda Sumsel akan mendirikan 58 pos dan mengerahkan tim patroli di daerah rawan pada jalur mudik 2023. Polisi mengancam akan memberikan tindakan tegas dan terukur jika ada oknum yang hendak mengganggu keamanan di titik-titik rawan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, dalam pengamanan jalur yang dinilai rawan, Polda Sumsel mengerahkan personel untuk melakukan patroli sebagai antisipasi terjadinya aksi kriminal di daerah tersebut.

“Anggota di lapangan tidak akan segan melakukan tindakan tegas dan terukur jika ada oknum yang hendak mengganggu keamanan, termasuk di titik-titik yang dianggap rawan akan kita lakukan patroli rutin,” ujar, Jumat (31/3/2023).

Untuk menjaga kelancaran dan keamanan lalu lintas selama arus mudik lebaran tahun 2023, Polda Sumsel akan mendirikan 58 pos pengamanan. “Kita menyiapkan setidaknya 58 pos pengamanan yang disiapkan dan disebar di seluruh wilayah jajaran Polda Sumsel,” katanya.

Selain pos keamanan, sambung Supriadi, pihaknya juga akan menyiagakan sebanyak 10 pos terpadu, 22 pos pelayanan dan satu pos pantau. “Fungsi dari pos keamanan yang dibuat sepanjang ruas jalan yang dilewati pemudik itu dapat dimanfaatkan menjadi tempat istirahat,” katanya.

Diprediksi, puncak arus mudik akan terjadi pada 20 April 2023, sedangkan puncak arus balik terjadi pada 26 dan 30 April 2023 mendatang. “Kita sudah memprediksinya dan mempersiapkannya, sehingga dalam penerapannya tidak akan terjadi hambatan,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *