Penyesalan Diah Abaikan Permintaan Terakhir Alif Sebelum Tewas Tenggelam

Palembang – Diah (42), warga Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang, tak bisa menutupi kesedihannya setelah anaknya M. Alzalal Fallah alias Alif (16) tewas tenggelam saat berenang di Danau Opi. Satu hal yang menjadi penyesalanya yakni menolak saat ingin dicium sang anak.
Diah mengira saat Alif ingin meminta dicium hanya cadaan. Sehingga dia hanya memberikan pelukan kepada sang anak.

“Sebelum berangkat, dia sempat minta cium tapi saya tolak karena saya pikir dia bercanda, jadi akhirnya saya peluk aja dia. Enggak tahunya itu momen terakhir saya sama Alif,” katanya ditemuid detikSumbagsel di kediamannya, Sabtu (2/3/2024).

Sebelum kejadian, Diah sempat mengantar Alif pergi untuk menemui temannya Gilang dan Dendi di Danau Opi sebelum tenggelam.

“Kemarin itu dia mintak antar ke warung tempat dia dan temannya berkumpul sekitar jam 1. Dia ngomong ke saya cuman mau ngumpul aja, saya enggak tau kalo dio di ajak ke dermaga Opi sana,” ujarnya.

Menjelang Magrib, Diah dihubungi oleh salah satu temannya Alif dan melaporkan bahwa anaknya tenggelam di Danau Opi.

“Sorenya sekitar jam 5 saya dihubungi oleh kawannya yang di sana, dia bilang kalau Alif tenggelam di danau jadi saya langsung ke sana,” ungkapnya.

Alif sendiri diketahui sudah mahir dalam berenang dan sudah sering berenang di Sungai Musi.

“Memang dari dulu sudah mahir si Alif itu berenang. Tapi yang namanya ajal kita tidak tau,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, pelajar SMA di Palembang tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Danau Opi Jakabaring. Korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa saat tim SAR melakukan pencarian.

Kepala Basarnas Palembang, Raymond Konstantin mengatakan, saat kejadian korban bersama temannya berenang di Danau Opi Jumat (1/3/2024) pukul 15.30 WIB. Tak berselang lama, korban dinyatakan hilang.

“Tim Basarnas Palembang mendapatkan informasi langsung melakukan pencarian pukul 19.30 WIB kemudian korban ditemukan pukul 21.15 WIB di seputaran Danau Opi dalam keadaan tak bernyawa,” katanya kepada detikSumbagsel, Sabtu (2/3/2024).

Setelah ditemukan, jasad korban dibawa ke rumah duka. Alif sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Naga Swidak Sabtu siang.

Pos terkait