Patut Dicontoh, Kades Seri Tanjung Berikan Apresiasi Pelajar Peraih Mendali Emas Olimpiade Kedokteran Nasional

Palembang, sumselupdate.com – Pemerintah Desa Seri Tanjung, Kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir, Sumsel, memberikan apresiasi kepada Ririn Ariyani, siswi peraih mendali emas olimpiade kedokteran tingkat nasional 2023.

Apresiasi berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan, diberikan langsung Kepala Desa (Kades) Seri Tanjung Zainal Abidin didampingi Perangkat Desa Seri Tanjung, disela-sela acara gebyar Ramadhan 1444 H, di Balai Desa Seri Tanjung, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Jum’at (7/4/2023) malam.

Kepala Desa Seri Tanjung Zainal Abidin, berharap apresiasi yang diberikan bisa menjadi memotivasi anak-anak pelajar yang ada di Desa Seri Tanjung, agar lebih giat lagi belajar dan berkarya dan berprestasi, seperti yang sudah ditorehkan Ririn Ariyani Anak bungsu dari pasangan Helmi Anang dan Nursiah Amiro’I, yang merupakan warga desa Seri Tanjung Kecamatan Tanjung Batu.

Dikatakannya, kegiatan ini merupakan program baru dari Desa Seri Tanjung, dan juga baru satu-satunya desa yang melakukan kegiatan ini di Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi anak-anak di Desa Seri Tanjung untuk lebih giat lagi  belajar dan meraih prestasi di sekolah mereka baik ditingkat kecamatan, kabupaten, provinsi maupun nasional dan ini merupakan sudah menjadi kewajiban pemerintah desa Seri Tanjung untuk mendukung segala prestasi pelajar yang ada di Desa Seri Tanjung.

“Jadi semacam reward untuk mereka,” ujar Zainal Abidin.

Perhatian   Pemerintah Desa Seri Tanjung   terhadap dunia pendidikan di Desa Seri Tanjung   mendapat respons positif dari masyarakat.

Ririn Ariyani, siswa yang mendapatkan reward dari Pemdes Seri Tanjung menyambut baik dan mengaku sangat senang menerima hadiah dari Pemerintah Desa Seri Tanjung.

“Hendaknya pemerintah  desa agar tetap memperhatikan pendidikan di desanya,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, siswi SMA Negeri 1 Tanjung Batu Ogan Ilir akrab disapa Ririn baru saja meraih medali emas dalam Olimpiade Kedokteran Indonesia tingkat Nasional tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Lembaga Kompetisi Olimpiade Pusat Kejuaraan Sains Nasional (Puskanas) mengalahkan 1545 peserta tingkat SMA/MA/SMK Se Indonesia.

Ririn bercerita jika sejak kecil ia memang mendambakan profesi sebagai seorang dokter.  Hal itu tak lain karena motivasi dari kakak saya yang paling sulung, dan menurutnya dokter adalah sebuah profesi mulia karena dapat membantu orang-orang yang sakit.

“Berkaca dari kakak saya yang paling sulung tersebut, banyak hal yang telah ia lakukan dan memberikan dampak serta motivasi yang besar bagi saya untuk terjun ke dalam bidang yang digelutinya selama ini. Itulah yang memberi saya inspirasi untuk mengikuti motivasi mereka,” kata anak tukang jahit ini.

Ririn menuturkan, awal mula ia mengikuti olimpiade kedokteran berbekal informasi lomba dari sang kakak yang didapatkan dari media sosial. Setelah itu, ia mendaftarkan diri dan mengikuti lomba secara daring dengan menjawab sekitar 60 soal.

“Olimpiade yang saya ikuti menggunakan sistem daring, tepatnya menggunakan website CBT. Alhamdulillah saya dapat menjawab seluruh soal tanpa terkecuali, meskipun ada sekitar 2-3 soal yang saya masukkan dalam kategori “ragu-ragu”, sehingga membutuhkan waktu lebihlama untuk memutuskan jawaban mana yang sebaiknya saya pilih,” tutur siswi yang duduk di bangku kelas X IPA 3 SMA Negeri 1 Tanjung Batu ini.

Selain itu, ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti olimpiade kedokteran. Terus mencoba dan mengikuti seluruh tawaran lomba. Inilah yang dilakukan oleh Ririn Ariyani dari Kelas X MIPA 3 untuk SMA Negeri 1 Tanjung Batu tercinta.

Dalam ajang Olimpiade Kedokteran Dasar Nusantara 2023, Ririn sapaan akrabnya berhasil membawa pulang satu medali emas. Adapun penyelenggaran lomba ini adalah

Pusat Kejuaraan Sains Nasional (Puskanas) pada 12 Maret 2023. Bagi Ririn, ini adalah penghargaan yang ke 4 kalinya yang berhasil ia peroleh selama menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Tanjung Batu.

“Alhamdulillah, akhirnya saya kembali meraih medali emas. Medali ini saya persembahkan untuk sekolah dan kedua orang tua saya,” tutur Ririn dengan bangga.

Dalam hal persiapan, kakak saya membantu saya untuk mengenal dan mempelajari kisi-kisi yang akan diujikan nantinya saat olimpiade. Kisi-kisi tersebut diberikan oleh pihak penyelenggara pada grup Telegram peserta,” ungkapnya.

Meski demikian, Ririn bersyukur atas apa yang telah ia peroleh. Bahkan ia juga berhasil mengalahkan peserta lain dari SMA berbagai kota di Indonesia.

“Susah banget menjelaskan perasaan euphoria yang saya dapat ketika mengetahui berita tersebut, apalagi pada saat itu Kakak saya memberikan saya informasi bahwa saya mendapatkan medali emas ketika saya dalam keadaan masih setengah sadar (baru bangun tidur). Namun saya tetap merasa sangat bersyukur atas takdir yang telah digariskan oleh Allah untuk saya ucapkan terimakasih,” ucap remaja warga Desa Seri Tanjung Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir ini.

Ke depan, Ririn akan terus mengasah kemampuannya dalam berbagai bidang lainnya. Mungkin seperti bidang penelitian. Namun jika ada kompetisi olimpiade kedokteran yang sampai ke dalam telinganya, Insya Allah ia akan mengikutinya jika tidak ada gangguan yang menghalangi.

Tak lupa, ia juga berpesan kepada teman-teman sebayanya untuk terus menyusun rencana dalam menggapai cita-cita yang diimpikan. Pertama, teman-teman harus tahu terlebih dahulu arah tujuan yang akan diambil ke depannya seperti apa. Karena jika tidak seperti itu, meskipun telah banyak mengukir prestasi, takutnya akan timbul rasa “Ah, ini buat apa, ya?”. “Dengan mengetahui main goal kita ke depan, kita jadi punya banyak rencana dan strategi yang tersusun untuk menggapainya. Salah satunya adalah dengan tetap mengukir prestasi,” pungkasnya.

Pos terkait