LAHAT, SUMEKS.CO – Pasca banjir bandang, warga Kabupaten Lahat, mulai mengeluh sakit. Warga pun menyerbu layanan kesehatan yang sudah disiapkan.
Pada Jumat 10 Maret 2023, warga mengeluh sakit , seperti diare dan gatal-gatal pada kulit.
Saya Langsung jadi Kaya dalam 7 Hari setelah Membaca Hal Ini
Saya mengecilkan prostat suami saya dalam 2 malam
Turunkan 18 Kg dengan Konsumsi sebelum Tidur selama Seminggu
Saya Langsung jadi Kaya dalam 7 Hari setelah Membaca Hal Ini
Sang suami memfilmkan istrinya di kamera tersembunyi, dan inilah yang dia lihat
Satu sendok makan saat perut kosong membakar 12 kilogram (20 kati) per minggu
Seperti yang terjadi di RT 07 RW 01 Kelurahan Kota Jaya, Kabupaten Lahat. Disini tercatat ada sebanyak 50 jiwa mengeluhkan gatal pada kulit.
Ani, salah satu warga mengungkapkan, telah datang Ke Posko Kesehatan Banjir di Kelurahan Kota Jaya, guna meminta obat gatal-gatal yang dialaminya.
Ani mengungkapkan, akibat banjir semua pakaian, baju dan celana basah teredam air. Semuanya habis kena lumpur.
“Hari ini badan, kaki terasa tidak nyaman, jadi ke posko ini untuk minta obat gatal-gatal,” ujar Ani.
Sementara itu, Kepala Posko Kesehatan Kelurahan Kota Jaya Yuliani Skm M Kes mengatakan, pada Jumat, 10 Maret 2023 sampai pukul 12:00 Wib sudah ado 50 laporan dari warga Kota Jaya yang mengeluh gatal-gatal pada kulit.
“Ini kemungkinan besar disebabkan sarana air bersih yang sampai hari ini, Jumat, 10 Maret 2023 belum memadai,” kata Yuliani.
Banyak dari warga yang mengaku kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada warga yang lain agar kedepanya lebih memperhatikan masalah kesehatan kulit.
Genangan lumpur dan sampah yang terbawa banjir, ditambah terlalu lama menggunakan pakaian yang basah bisa menyebabkan iritasi pada kulit dan menyebabkan gatal-gatal.
Perlu diketahui, banjir bandang melanda Kabupaten Lahat, Kamis 9 Maret 2023, pagi.
Banjir dipicu curah hujan yang tinggi sejak Rabu, 8 Maret 2023, sehingga air sungai meluap dan menggenangi perkampungan warga. Setidaknya ada 4 desa yang terdampak banjir paling parah. Yaitu Desa Lubuk Sepang, Tanjung Sirih, Pasar Bawah dan Pulau Pinang.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, langsung melihat kondisi warga yang terdampak banjir, Kamis, 9 Maret 2023. Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Bupati Lahat Cik Ujang SH, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi ST MSi, Forkopimda dan Kepala BPBD Lahat Drs H Ali Afandi MPdI. (*)
