Konten Kreator Ini Ungkap Panji Gumilang Sedang Berkamuflase Dibalik Rasa Nasionalisme, Benarkah?

SUMEKS.CO – Mengulas tentang sosok Panji Gumilang pemilik Ponpes Al Zaytun Indramayu yang beberapa waktu belakang sangat kontroversial, seperti tidak ada habisnya.Bahkan, seorang konten kreator yang sepertinya mengerti agama ini, juga turut berkomentar tentang Panji Gumilang yang kemudian komentar tersebut diunggah dalam akun media sosial.

Diketahui warga

Dikatakan Munawwir, sepintas pidato-pidato yang disampaikan oleh Panji Gumilang dalam setiap kegiatan di Ponpes Al Zaytun memang cukup menarik.

Seperti, ajakan-ajakan untuk cinta terhadap tanah air, cinta kepada tokoh nasional serta cinta lagu kebangsaan adalan satu hal yang positif.

“Namun, apakah kita percaya bahwa belakangan ini Panji Gumilang betul-betul nasionalis, saya sendiri hingga saat ini belum percaya sepenuhnya,” kata Munawwir.

Menurut konten kreator ini, bahwa sebetulnya yang terjadi itu Panji Gumilang sedang berkamuflase.

Munawwir menerangkan, kamuflase yang dimaksudkan yakni menyembunyikan identitas pada masa lalu, dalam konteks ajaran Negara Islam Indonesia (NII).

“Itu disembunyikan dibalik sikap nasionalisme yang ditampilkan Panji gumilang belakangan ini,” ucap Munawwir.

Yang patut dicurigai, lanjut Munawwir bahwa sikap nasionalisme yang ditampilkan Panji Gumilang dalam bnyak pidatonya itu sangat bertentangan.

Selain bertentangan dengan ajaran Islam, kata Munawwir pidato-pidato yang disampaikan oleh Panji Gumilang juga banyak kejanggalan-kejanggalan lainnya.

Diantaranya yakni, Panji Gumilang mengajarkan cinta tanah air, namun Panji Gumilang membuat kontroversi bahwa Negara Indonesia lebih Suci daripada Mekkah.

Selanjutnya, betul bahwa setiap umat Islam harus bersikap toleransi namun Panji Gumilang mengikutsertakan seroang umat Kristiani untuk hadir dalam sholat berjamaah.

Lalu, betul sikap mencintai tokoh nasional seperti Soekarno namun Panji Gumilang mengarahkan bahkan memasukkan Soekarno sebagai bagian penting sebagai salah satu Mazhab Islam.

Lebih lanjut dikatakan Munawwir, masih banyak lagi kejanggalan-kejanggalan dari sikap nasionalisme yang ditampilkan Panji Gumilang.Kemudian, masih kata Munawwir pertanyaan terbesarnya, mengapa Panji Gumilang sampai saat ini masih bisa bebas mengeluarkan pendapat yang mengundang kontroversial.

“Tidak ada satupun pihak penyidik, ataupun aparat penegak hukum yang mampu menangani hal ini, Wallahu A’lam,” tukasnya. *

Pos terkait