Komplotan begal sadis yang tega membacok dan rampas motor korbannya telah diamankan oleh pihak Polres Metro Jakarta Utara.
Aksi meresahkan komplotan begal ini hanya di latar belakangi sebagai dana untuk membeli narkotika.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram @fakta.jakarta Senin (13/3/2023), komplotan ini terdiri dari SPS (20), YPIS (19) dan A (22).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara mengatakan bahwa komplotan ini AKBP Iverson Manossoh mengatakan bahwa mereka terdeteksi sering melancarkan aksinya di wilayah Koja dan Tanjung, Jakarta Utara.
Bahkan aksi ketiganya yang dilakukan pada 15 Januari 2023 lalu melukai salah satu warga pada punggung dan paha yang sempat terkena sabetan celurit selain motornya yang raib.
“Korban GS (21) mengalami kejadian nahas pada 15 Januari 2023 lalu,saat itu korban hendak pulang ke rumahnya. Tiba-tiba dihadang oleh ketiga pelaku, karena melawan akhirnya korban dibacok menggunakan celurit dan mengenai punggung dan paha belakang,” ujar AKBP Iverson Manossoh.
Selain itu dalam keterangannya AKBP Iverson Manossoh mengatakan bahwa ketiga pelaku yang ditangkap disalah satu rumah daerah Koja Jakarta Utara, telah dites urin dan ketiganya positif menggunakan narkoba.
Atas perbuatannya, ketiga pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman 9 tahun penjara.
Unggahan pada akun Instagram tersebut kemudian banjir hujatan dari warganet, beberapa diantaranya mengungkapkan kegeramannya terhadap aksi ketiga pelaku.
“Hukumannya seumur hidup biar kapok, jangan cuma dua atau tiga tahun, bahkan jangan cuma satu bulan doang,” tulis akun nengsih_111.
“Gak bakal jera manusia kaya gini, nanti keluar dari penjara pasti lebih berani lagi,” tulis akun mas_heyi.
“Jangan kasih ampun pak, masyarakat resah kita punya hak untuk aman dan nyaman,”tulis akun masdori_bagus.
“Koja, wilayah tinggal kami itu, Alhamdulillah sudah diringkus, suka ngeri karena anak kalau pulang kerja bawa motor sampai malem,” tulis akun @annasyusuf1.***
