Jalanan Alun-alun Kota Tegal Diaspal dengan Kualitas Setara Sirkuit Mandalika, Anggarannya Rp 4,7 Miliar

Titik lembeknya bisa dilihat saat proses pengaspalan.

“Aspal biasa saat diratakan oleh alat berat, biasanya tidak beraturan, ini padat. Lalu jika aspal biasa digilas sampai 10 kali, ini cukup 3 kali,” kata dia.

Hal yang membanggakan lainnya, sebut Budi, aspal berkualifikasi PG 82 ini merupakan satu-satunya produk dalam negeri.

Bacaan Lainnya

Perusahaannya di Semarang secara langsung me-upgrade aspal biasa dengan campuran konsentrat hingga menjadi kualifikasi PG 70, PG 76, dan PG 82.

“Perusahaan lainnya kebanyakan masih impor untuk aspal berkualifikasi PG 82. Masyarakat nanti akan merasakan sendiri. Dari sisi kehalusan, kerataan, dan ketahanannya,” kata dia.

Salah satu warga Zaki (32), mengaku, menyambut baik pengaspalan jalan di sekitar Alun-alun Kota Tegal.

Zaki berharap, aspal baru tersebut akan membuat alun-alun terlihat lebih bagus.

Tentunya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya saat car free day (CFD).

“Mudah-mudahan hasilnya jadi lebih bagus. Jadi lebih enak buat olah raga pas CFD,” ujar dia.

Pos terkait