SUMEKS.CO – Gawat, civitas Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, bertekad pukul mundur siapa saja yang berani melakukan aksi demo di pesantren Panji Gumilang.
Dikutip dari berbagai sumber, pendukung Ponpes yang didirikan oleh Panji Gumilang tersebut, siap membela Al Zaytun sekalipun nyawa sebagai taruhannya.
Seolah membalas genderang “perang” para kelompok yang akan melakukan aksi demo, pendukung Ponpes Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat menyatakan kesiapsediannya untuk melakukan perlawanan.
“Assalamualaikum, Mari kita bersatu untuk Indonesia Maju Bersama-sama, jangan terprovokasi demi kepentingan golongan, kelompok, organisasi, berpikir sebelum bertindak demi Indonesia Maju Jaya”.
“Setiap Perubahan pasti ada yg cocok dan tidak cocok, senang dan tidak senang. Namun bila kita kembali kepada 5 Dasar PANCASILA, Indonesia pasti akan menjadi mercusuar Dunia. Terciptanya Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Titi Tentrem Kerto Raharjo”.
“Semangat Ma’had Al zaytun! Karena dengan pendidikan Ma’had Alzaytun, banyak melahirkan generasi bangsa berkualitas dan banyak bermanfaat untuk bangsa Indonesia”
“Saya bangga akan adanya Ma’had Alzaytun di Indonesi,” ujar salah satu pendukung Ponpes Al Zaytun melalui ciutan twitter.
“Tetap semangat melakukan perdamaian bukan hanya sebatas omongan tapi tindakan nyata yang sudah di lakukan oleh Al Zaytun. Yang kita pahami sampai hari ini masih sebatas retorika saja di masyarakat”.
“Al Zaytun adalah aset pendidikan bangsa yang sudah setara dengan universitas terkemuka di dunia bahkan tiada banding. Harus dijaga dan di pertahankan demi keberlanjutan generasi yang mumpuni secara fisik dan keilmuan”.
“Tidak ada perjuangan tanpa adanya ujian, kerana itu adalah sebuah harapan manusia menjadi mulia atau hina” lanjutnya.
“Al Zaytun adalah harapan yg akan menghantarkan perdamaian dunia melalui generasi yang sedang dididik, maka harus kita bela,” timpalnya.
Tak hanya itu, melalui cuitan twittwernya, pendukung itu menyebutkan bahwa Al Zaytun terus melakukan pendidikan dengan kurikulum yang seimbang dan terus melakukan perbaikan sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan zaman.
“Hanya Al Zaytun satu satunya lembaga yg menurut saya setiap hari selalu memikirkan Negara, memikirkan bagaimana bayar utang Negara, seharusnya didukung bukan malah diserang secara membabi buta dan tidak ber adab”.
“Al Zaytun adalah Ponpes yang merupakan aset bangsa yang terus kita bangun hingga generasi masa hadapan dan menjaganya dari yang tidak memiliki kepentingan untuk mensejajarkan dengan negara negara maju kedepannya,” pungkas cuitan twitter tersebut. *
