Diduga PPS Tidak Transparan Saat Penghitungan Suara, Partai NasDem OKU Timur Melapor ke Bawaslu

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA – Partai Nasional Demokrat (NasDem) OKU Timur melayangkan surat pengaduan ke Bawaslu terkait dugaan kecurangan yang dilakukan oknum PPS dalam penghitungan suara Pileg 2024.

Sebelumnya, PKS dan PAN juga melaporkan adanya dugaan kecurangan saat rekapitulasi penghitungan suara saat pleno tingkat kecamatan.

Kuasa hukum Partai NasDem Herwani Rpa, SH mengatakan, indikasi kecurangan ini terjadi dalam proses penghitungan suara pada 13 TPS di Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang.

Saat proses penghitungan, Panitia Pemungutan Suara (PPS) diduga kurang transparan.

Sebab saat pengangkatan surat suara dan pembacaan tidak diperlihatkan dahulu ke saksi-saksi partai.

Selain itu, dalam pembacaanya juga diduga telah ditujukan ke salah satu calon dari salah satu Partai.

Ia juga mencontohkan, pada TPS 13 saat itu petugas PPS memperlihatkan nomor 24 adalah PAN dengan nomor trut 01.

Tetapi justru yang disebutkan oleh petugas PPS yakni Nomor 14 Partai Demokrat dengan nomor urut 01.

Selain itu, dalam perhitungan suara rata-rata dilakukan dengan cepat dan tidak diperlihatkan kepada para saksi.

“Surat suara itu hanya ditarik dan disebut kepada salah calon yang telah dituju oleh Petugas PPS,” kata Herwani, Rabu (28/02/2024).

Kemudian, dari keterangan saksi-saksi Partai NasDem dari TPS 01 sampai TPS 13, petugas tidak menyuruh atau memanggil untuk tandatangan pada kertas hasil perhitungan suara.

Sehingga kertas blangko hasil perhitungan suara banyal tidak dì tandatangani oleh para saksi Partai.

“Harapan kita Bawaslu bisa mengkaji laporan ini. Sehingga dapat dilakukan penghitungan suara ulang,” paparnya.

Pos terkait