Dalami Kasus Tewasnya AKBP Buddy, Polisi Periksa Masinis Kereta

JAKARTA, RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID – Pihak kepolisian terus mendalami kasus tewasnya AKBP Buddy Alfrits Towoliu, yang ditemukan tewas dipinggir rel kereta api.

Terbaru, pihak kepolisian akan segera memeriksan masinis Kereta Api.

Hal tersebut dikarena, terdapat berbagai kecurigaan atas tewasnya mantan Kasat Narkoba Polres Jaktim.

Pihak kepolisian sempat mengungkapkan jika AKBP Buddy dunia karena tertabrak kereta api jarak jauh di perlintasan wilayah Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Sedangkan pihak keluarga mencurigaai sebelum ditemukan di rel kereka, AKBP Buddy telah tewas terbunuh.

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya mengungkapkan jika sejauh ini ada satu saksi dari pihak masinis dalam hal ini akan dilakukan proses pengambilan keterangan.

Selain memintai keterangan Maisnis kereta, pihak kepolisian juga akan memeriksa keluarga AKBP Buddy.

Penyelidikan kematian dari AKBP Buddy ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur.

“Penyelidikan dan pendalaman ini dilakukan secara induktif dan deduktif, secara juga baik itu di tempat kejadian perkara secara eksternal juga didapat keterangan-keterangan dan juga kita akan mendalami secara internalnya pihak keluarga,” terang Kombes Pol Trunoyudo.

Sedangkan Kombes Leonardus Harapantua Simarmata selaku Kapolres Metro Jakarta Timur mengungkapkan jika AKBP Buddy sempat ke Polres Metro Jakarta Timur sebelum ditemukan meninggal dunia.

Saat itu AKBP Buddy mengunakan sepatu pakaian dinas lengkap (PDL).

Pihak keluarga ynag diwakili oleh Cyprus A. Tatali yang merupakan paman AKBP Buddy mengatakan jika dirinya menduga keponakannya itu dibunuh lalu dibuang ke perlintasan kereta api untuk menghilangkan jejak aksi pembunuhan.

Menurut Paman AKBP Buddy tewasnya keponakannya tersebut tidak logis bagi bagi keluarga.

“Kalau menduga juga, kalau ada perbuatan sebelumnya, dibunuh baru dibuang di tengah rel kereta, kan salah satu cara hilangkan jejak atau hilangkan jejak juga dibakar. Itu cara hilangkan jejak,” kata Cyprus.

Cyprus juga mengatakan jika AKBP Buddy sempat mendapat telepon dari sosok misterius satu jam sebelum tewas.

Cyprus juga menjelasakn bahwa AKBP Buddy sempat mendapat telepon dari seseorang sekitar pukul 09.00 WIB.

“Saat di ruang barunya tersebut, ada telepon dari seseorang dan tidak sampai satu jam setelah dia menelepon itu dia berangkat,” jelas Cyprus.

Menurutnya, AKBP Buddy pergi dengan menggunakan ojek online dan kemudia keponakannya itu tak ada kabar.

“Setelah tak ada kabar selama satu jam, tahu-tahu kami dapat berita dia meninggal. Nah ini dugaan-dugaan ini karena nggak sampai satu jam dari telepon itu langsung berita meninggal,” lanjut Cyprus. (**)

Pos terkait