Palembang, – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel telah merilis sebelumnya peringatan dini cuaca yang menggambarkan bahwa awal Mei cuaca panas ekstrim hingga 34 derajat celcius yang membuat suhu lebih panas dari biasanya.
Ternyata hasil analisis di lapangan menemukan bahwa cuaca terpanas di Sumsel nyaris menyentuh angka 36 derajat atau tepatnya 35,8 derajat yang terjadi di Palembang.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan Wandayantolis mengatakan berdasarkan hasil analisis BMKG terkini dan berdasarkan data suhu udara yang tercatat pada Staklim Sumsel dan Stamet SMB menunjukkan suhu udara maksimum yang mendekati ekstrem pada masing-masing periode pentad berdasarkan historis 30 tahun terakhir.
Pada pentad 25 yakni 1-5 Mei 2023 suhu ekstrem tercatat pada Stamet SMB II yang mencapai 34,9 C.
Adapun yang tercatat pada Staklim Sumsel adalah sebesar 34,8 C. Selanjutnya pada pentad 27 (11-15 Mei 2023) suhu ekstrem kembali tercatat pada Staklim Sumsel yang mencapai 35,8 C.
Skala pentad (climate pentad data) adalah skala yang digunakan untuk memonitor dan menganalisis kondisi cuaca dan iklim periode lima harian.
Adapun rata-rata pentad umumnya selama 1-15 Mei berkisar 32-34 C. Suhu pada level ini merupakan kategori di atas dari normal pentad 1991-2020.
“Suhu terpanas terpantau di Palembang yakni di stasiun BMKG Kenten dan Stalkim Sumsel,” kata Wandayantolis.
Dia menambahkan saat ini suhu eskrim mulai berangsur turun sejalan dengan masuknya musim kemarau, curah hujan akan menurun.
Curah hujan yang menurun diikuti oleh kelembapan yang menurun dan peningkatan lama penyinaran matahari.
Dampaknya radiasi matahari akan lebih banyak yang sampai ke permukaan. Dengan kelembapan rendah, sinar matahari yang sampai ke bumi akan terasa lebih menyengat.
Namun berdasarkan pola normal, umumnya pada akhir Mei akan terus menurun hingga mencapai titik minimum pada Juli 2023.
Juli nanti suhu udara diprediksi kembali normal berkisar 29-31 derajat dan tidak ada lagi cuaca ekstrem seperti saat ini,” katanya.
Masyarakat disarankan agar tidak perlu panik menyikapi informasi suhu panas tersebut.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi suhu panas yaitu memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi, memakai pakaian yang berbahan ringan dan berwarna terang, menggunakan perangkat pelindung seperti topi, payung, atau tabir surya apabila melakukan aktivitas di luar ruangan.
