Cegah Korupsi, Satgasus Polri Temukan Moge dan Sepeda Impor Bermasalah

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan bersama sejumlah mantan pegawai KPK saat mengikuti pelantikan di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/12/2021). Sebanyak 44 mantan pegawai KPK akan mengikuti pelantikan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com – Pembentukan Satuan Tugas Khusus Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Satgasus Pencegahan TPK) di kepolisian mulai menunjukkan hasilnya. Salah satunya dalam pencegahan TPK yang mengakibatkan kerugian negara di sektor ekspor-impor. Satgasus yang beranggota 42 eks pegawai KPK itu menemukan kontainer yang membawa motor gede (moge) dan sepeda premium tanpa dilengkapi dokumen impor.

Wakil Kepala Satgasus Pencegahan TPK Novel Baswedan menjelaskan, di sektor ekspor-impor ada sejumlah temuan yang terkait dengan potensi tindak pidana korupsi. Di antaranya, ada permasalahan celah penyimpangan penyaluran importasi dan importir yang bekerja sama dengan oknum untuk melanggar importasi. ”Lalu, belum optimalnya pengawasan Ditjen Bea Cukai,” ujarnya.

Selain itu, satgasus menemukan ada intervensi dari pihak yang dapat memengaruhi independensi dan integritas petugas pemeriksa proses importasi. Bahkan, ditemukan praktik pinjam bendera dalam ekspor-impor. Selain itu, ada temuan kurangnya koordinasi pemangku kepentingan ekspor-impor. ”Kami saat bersama Itjen Kemenkeu juga menemukan pelanggaran dua importir yang memasukkan moge, sepeda premium, dan barang mewah, padahal di dokumen impor tidak ditulis,” urainya.

Novel mengatakan, atas berbagai temuan tersebut, Satgasus Pencegahan TPK telah melakukan koordinasi dan aksi mencegah korupsi. ”Bersama kementerian terkait untuk kegiatan pendampingan, pengawasan, dan perbaikan regulasi,” tegas mantan pegawai KPK itu.

Satgasus itu dibentuk pada 9 Desember 2021. Intinya, satgasus melakukan identifikasi kerawanan korupsi. Mereka juga menganalisis dan menyusun langkah perbaikan. Kemudian memantau dan mengevaluasi pelaksanaan atau rencana tindak lanjut.

Pos terkait