Bocah Ditilang Auto Kesurupan, Publik: Untung Pak Polisinya Punya Ilmu

Polisi menertibkan lalu lintas salah satunya dengan melaksanakan razia dan tilang bagi pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas.

Momen proses menilang biasanya mendapat respons beragam dari pengendara. Bahkan kadang penolakan hingga berujung emosi.

Selain itu, pengendara pelanggar biasanya mengeluarkan tingkah laku yang kadang mengundang gelak tawa.

Salah satunya seorang bocah yang diduga kena tilang. Ia melakukan hal yang tak terduga.

Bocah tersebut terlihat seperti seseorang yang kesurupan di depan sebuah pos polisi.

Hal ini diunggah dalam sebuah video singkat oleh akun media sosial @memomedsos, Selasa (04/10/2022).

Baca Juga : Inflasi Terus Meningkat, Mendagri: Memang Sudah Diprediksi…

“Bocah ini terlihat seperti orang kesurupan. Diduga demi menghindari tilang polisi,” tulis pengunggah di kolom caption.

Remaja itu dalam posisi merangkak dengan seorang anggota kepolisian memegang tengkuknya.

Sementara itu, salah seorang lainnya yang merekam peristiwa itu menegur si anak agar segera sadar.

“Hoi sadarlah dek! Kemasukan apa ni? Kuda kepang?” kata si perekam video.

Si anak masih melakukan aksinya, sementara Petugas Polisi yang memegangi tengkuk dan kepalanya masih tampak tenang.

“Harimau? Ndak kan? Harimau putih?” tanya perekam kembali.

Pada awalnya, anak itu tampak sedikit mengangguk sesaat dan dilanjutkan dengan menggeleng keras, hingga topinya terlepas.

Salah satu anak lainnya lalu menghampirinya dan mengulurkan selembar uang. Remaja tersebut lalu menutup wajah dengan lengannya sembari terus menggeleng.

Hal ini ditanggapi dengan berbagai komentar dari warganet. Salah satunya @ble*** yang meminta pihak kepolisian tetap menangkap remaja tersebut.

“ah pak tangkep aja,” tulisnya di kolom komentar.

“Untung pak polny juga punya ilmu,” imbuh @n_nt***.

“Sebenarnya bukan tilang yg ditakut kan nya, tapi pungli dari polisi,” kata @wah***.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *