Benarkah Makanan Pedas Jadi Penyebab Timbulnya Benjolan di Payudara

SRIPOKU.COM — Belum lama ini viral di media sosial Twitter jika makanan pedas bisa memicu munculnya benjolan di payudara.

Topik makanan pedas pemicu benjolan di payudara ini diunggah di akun Twitter @Askrlfess pada Selasa (14/3/2023) lalu.

Dalam postingannya, sang penulis menghimbau netizen lain untuk mengurangi kebiasaan mengkonsumsi makanan pedas.

Disebutkan pula bahwa benjolan yang muncul karena makanan pedas itu bersifat jinak dan tumbuh di payudara.

Penjelasan dokter

Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran UI dr Ari Fahrial Syam tidak membenarkan informasi soal makanan pedas bisa memicu benjolan di payudara.

“Hoaks,” ujarnya saat dihubung Kompas.com, Kamis (16/3/2023).

Menurutnya, penyebab munculnya benjolan di payudara bukan berkaitan dengan makanan pedas

“Banyak faktor (penyebab munculnya benjolan di payudara) karena hormonal,” imbuh dia.

Sebaliknya, makanan pedas yang terbuat dari cabai justru memiliki manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi tidak berlebihan.

Cabai merupakan sayur-sayuran yang mengandung capsaicin sehingga rasanya pedas.

Menurut Ari, capcaisin mempunyai efek penghilang sakit terutama sakit kepala, anti radang, serta meningkatkan nafsu makan.

Selain mengandung capsaicin, cabe juga mengandung vitamin C, vitamin A, mineral, antioksidan dan serat.Cabai juga bisa meningkatkan metabolisme tubuh sehingga pembakaran kalori lebih baik dan bisa digunakan untuk mengontrol berat badan.

Terpisah, Ahli penyakit dalam sekaligus Chairman Junior Doctor Network (JDN) Indonesia, dr Andi Khomeini Takdir mengatakan, rasa pedas pada cabai sangat kecil kemungkinan memicu benjolan di payudara.

“Kalau makanan pedasnya itu cabai, maka kemungkinan bikin benjolan pada payudara itu sangat kecil sekali,” terangnya kepada Kompas.com, Kamis (16/3/2023).

Namun, jika makanan pedas tersebut tercemar kuman atau zat tertentu, maka bisa memicu masalah kesehatan.

“Kalau kuman bisa memicu infeksi dan pada wanita salah satu mekanisme pertahanannya adalah kelenjar getah bening yang banyak di payudara, maka itu bisa terjadi inflamasi di sana,” jelasnya.

Atau, Andi melanjutkan, benjolan di payudara itu bisa dipicu oleh zat tertentu yang berbahaya dan dianggap asing oleh tubuh.

“Maka reaksi tubuh juga bisa membentuk banjolan di tempat- tempat tertentu sepanjang peredaran kelenjar getah bening atau limpa itu, termasuk di payudara pada wanita,” kata dia.

Kendati demikian, untuk memastikan penyebab munculnya benjolan di payudara, Andi merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke layanan medis.

 

Pos terkait