Bayi di Mamuju yang Ditemukan Dalam Keresek Meninggal, Polisi Identifikasi Orangtuanya

MAMUJU, KOMPAS.com – Bayi laki-laki yang ditemukan di dalam kresek tepatnya di tempat pembuangan sampah di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dinyatakan meninggal dunia, Rabu (7/12/2022) pagi.

Kasi Humas Polresta Mamuju Ipda Herman mengatakan, bayi tersebut meninggal di Rumah Sakit Regional Provinsi Sulawesi Barat.

Bayi malang yang didiga dibuang oleh orangtua kandungnya itu meninggal setelah sempat dimasukkan ke dalam inkubator untuk mendapatkan bantuan pernapasan.

“Sejak datang memang dalam keadaan lemas karena bayi ini diduga lahir prematur. Baru 7 bulan dalam kandungan,” kata Herman saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Rabu (7/12/2022).

Herman mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.

Dia mengungkapkan, penyidik telah mengambil sampel DNA pada bayi itu untuk mengetahui orangtua bayi tersebut. Selain itu beberapa saksi telah diperiksa terkait penemuan bayi ini.

“Sampel DNAnya telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diuji. Semoga pelaku (pembuangan) bisa ditemukan secepatnya,” ujar Herman.

Sebelumnya diberitakan seorang bayi laki-laki di dalam kantong kresek ditemukan dalam kondisi hidup di tempat pembuangan sampah di Jalan Martadinata Pelabuhan Fery, Mamuju, Sulawesi Barat.

Penemuan bayi yang diduga baru lahir ini menghebohkan warga setempat. Bayi itu ditemukan oleh seorang warga saat bayi itu menangis di Kecamatan Simboro pada Selasa (6/12/2022) dini hari.

Kasi Humas Polresta Mamuju Ipda Herman mengatakan, setelah warga melapor akan penemuan bayi itu, polisi langsung menuju lokasi dan melakukan olah TKP. Saat ini, bayi tersebut sedang dirawat di Rumah Sakit Regional Mamuju.

“Diduga bayi tersebut dibuang ibu kandung yang disinyalir akibat hamil di luar nikah. Beruntungnya, bayi itu ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Herman kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Selasa siang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *