Barang Tak Sesuai Pesanan, Pria di Aceh Selatan Ribut dengan Pihak Ekspedisi, Berujung ke Polisi

Baru-baru ini viral di media sosial seorang pria asal Kabupaten Aceh Selatan terlibat adu mulut dengan pihak ekspedisi.

Pasalnya, pria yang tidak diketahui identitasnya itu tak terima dengan barang yang di pesannya dari aplikasi online.

Menurutnya, barang tersebut berbeda dari yang di pesan olehnya. Sehingga dia menuntut pihak ekspedisi untuk mengembalikan uangnya.

Video pria itu marah-marah di kantor cabang ekspedisi pun menjadi viral di media sosial TikTok setelah diunggah oleh akun @aruel03_03 pada Senin (5/12/2022) malam.

“Pahami dulu metode belanja online ya gais, apalagi COD misteri box,” tulis keterangan video tersebut.

 

Terlihat dalam tayangan video tersebut, seorang pria yang menggunkan baju kaus merah dan celana jeans pendek marah-marah di kantor ekspedisi.

“Kalau bukan urusan kalian, ngapain kirim macam ini. Kalau barang tak sesuai untuk apa,” ujar pria tersebut.

Pekerja ekspedisi yang duduk di meja counter mencoba menjelaskan perihal sistem pengiriman.

Namun pria berbaju merah tersebut tetap tidak terima dan bersikeras meminta kembali uangnya.

Pria tersebut diduga memesan barang dengan sistem Cash On Delivery (COD) dari aplikasi belanja online.

 

“Abang ngerti tidak permasalahannya? Kami cuma jasa antar,” ujar seorang pekerja ekspedisi tersebut.

Karena situasi tak kondusif, akhirnya pekerja ekspedisi mengajaknya untuk menyelesaikan permasalahan ini di Polsek Kluet Utara, Aceh Selatan.

Setibanya di Polsek, pria itu menceritakan permasalannya kepada petugas jaga.

Hingga berita ini ditulis, video tersebut telah ditonton lebih dari 1,6 juta pengguna TikTok dan telah disukai lebih dari 78,4 ribu orang.

Dihubungi Serambinews.com, Selasa (6/12/2022) siang, Kapolsek Kluet Utara, Iptu Jamaludin HSB membenarkan peristiwa itu.

Pihaknya juga sudah menjelaskan terkait sistem COD dan mekanisme pelaporan apabila barang yang diterima tidak sesuai dengan pesanan.

“Sudah kami sarankan untuk menyelesaikannya dengan baik-baik. Karena itu bukan kesalahan dari pihak jasa kurir,” sebutnya.

Iptu Jamaludin juga menegaskan kepada pria tersebut bahwa,  kurir ekspedisi’> kurir ekspedisi hanya bekerja menghantarkan barang dan bukan menyediakan barang.

“Tapi tetap saja si pemesan tidak merasa puas,” ungkapnya.

Unggahan video tersebut juga menuai rekasi dari warganet.

@Effi “Kalo barang yg diterima tdk sesuai pesanan, dan diterima nya dlm kondisi terbungkus, komplainnya ke toko baaaang, bukan ke ekspedisi nya.. yaassallaam,”

@Prayit Mkms “biasa masih kurang paham dengan blanja online. sok sok an blanja online, ni nama nya HP di tangan orang yang salah,” ( Serambinews.com/Agus Ramadhan)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *