Badai Salju di Amerika Serikat, 18 Orang Meninggal dan Listrik Padam

– Badai musim dingin yang ganas telah memutuskan aliran listrik ke ratusan ribu rumah di seluruh Amerika Serikat dan menyebabkan sekitar 18 orang tewas akibat terdampak dan kecelakaan mobil di jalan yang tertutup es. Badai topan merupakan salah satu yang paling kuat dalam beberapa dekade, berdampak juga pada lebih dari 3.000 penerbangan AS pada hari Sabtu, 24 Desember 2022, membuat ribuan pelancong terlantar yang melakukan penerbangan menit terakhir sebelum Natal.
Badai sekarang terjadi dalam hari ketiga berturut-turut, membentang dari Great Lakes dekat Kanada ke Rio Grande di sepanjang perbatasan dengan Meksiko. Suhu yang turun drastis membawa rekor Malam Natal terdingin ke beberapa bagian negara, termasuk di Washington, DC. Sistem tenaga di seluruh AS berada di bawah tekanan karena meningkatnya permintaan panas dan kerusakan terkait badai pada jalur transmisi.
Melansir dari Al Jazeera, menurut situs pelacakan Poweroutage.us, setidaknya listrik padam pada 300.000 rumah dan tempat bisnis pada Sabtu, 24 Desember 2022 pada malam hari, penurunan tajam dari 1,8 juta pelanggan yang tanpa listrik pada hari sebelumnya.
Rudal Nuklir Sekutu Rusia Siap Dipakai, Target 400 Kilometer Bisa Dilumat
Dilansir VIVA Militer dari Army Recognition, rezim Alexander Lukashenko secara resmi mengumumkan niat membeli rudal S-400 pada September 2011.  Kemudian pada 2016, Belarus menerima dua baterai S-400 hingga pada Mei 2022 Belarus dan Rusia menandatangani kontrak pembelian senjata ini.

Kepala Departemen Utama Sistem Pekerjaan Kementerian Belarus, Mayor Jenderal Leonid Kasinsky, melaporkan jika pasukannya telah merampungkan kursus kepelatihan pengoperasian rudal S-400. Kasinsky juga memastikan, pasukan militer Belarus sudah berada dalam status siaga penuh jika harus mengirim unit S-400 ke medan pertempuran.
“Jenis senjata ini sedang dalam tugas tempur hari ini dan sepenuhnya siap untuk memenuhi tugas yang dimaksudkan,” ucap Kasinsky dikutip VIVA Militer dari Kantor Berita Rusia, RIA Novosti. Selain rudal S-400, Kasinsky juga mengonfirmasi kesiapan pasukan Belarus dalam pengoperasian Rudal Balistik Jarak Pendek (SRBM) 9K720 Iskander.
Belarus juga adalah salah satu dari empat negara operator rudal Iskander, selain Armenia, Pakistan dan Rusia.  Rudal ini mampu membawa hulu ledak nuklir 700 kilogram dan mampu menjangkau sasaran sejauh 500 kilometer dengan kecepatan 5,9 Mach (7.285,3 kilometer per jam).

Pos terkait