Amerika Serikat dan Israel menggelar latihan militer terbesar sepanjang sejarah relasi kedua negara. Latihan itu melibatkan 7.600 personel dan 142 pesawat.
Diberi tajuk Juniper Oak, latihan yang dimulai pada Senin (23/1) itu melibatkan total 6.500 personel militer AS dan 1.100 anggota pasukan Israel.
Dalam latihan itu, AS mengerahkan 100 pesawat yang mencakup jet tempur, pengebom, dan armada pengisi bahan bakar. Israel juga bakal menerjunkan 42 pesawat.
Para pejabat kontroversial itu termasuk kader dari partai Otzma Yehudit dan Noam, yang selama ini dikenal anti-LGBT.
AS menegaskan bahwa mereka mungkin tak sepakat dengan pemerintahan Israel saat ini. Namun, mereka tetap menunjukkan komitmen kuat terhadap negara Zionis itu.
“Komitmen keamanan kami dengan Israel tak memandang pribadi-pribadi tertentu dan pemerintahan tertentu,” kata pejabat pertahanan AS itu.
